MEDIA24.ID, BOGOR-Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membesuk korban sakit usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor.
Dia turut melihat kondisi terkini para pasien korban makan bergisi gratis yang tengah dirawat di RSUD Kota Bogor, Sabtu (10/5/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Dadan mengaku prihatin atas insiden yang melanda ratusan penerima manfaat makan bergizi gratis di Kota Bogor.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Bogor Diminta Periksa Sampel Makanan
Dadan Hindayana tidak menampik bahwa peristiwa tersebut menimbulkan gejolak kekhawatiran masyarakat.
Disisi lain Dadan menerangkan bahwa kasus dugaan keracunan MBG di Kota Bogor jauh berbeda seperti yang terjadi di wilayah lain. Biasanya insiden tersebut langsung terjadi pasca siswa menyantap menunya.
"Nah di Bogor ini memang slow apiden (cek) jadi pada hari Selasa itu kami baru tahu dihari Rabunya, pagi ada laporan dan saya fikir sudah selesai tapi kemudian laporannya justru terjadi kembali di hari Kamis," jelas Dadan.
Sehingga Dadan menerangkan insiden ini baru pertama kali dia alami. Untuk langkah-langkah kendepan dirinya mengaku masih menunggu hasil lab yang tengah diuji oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim yang turut mendampingi menerangkan bahwa hasil lab dari Dinkes ditargetkan selesai pada hari Minggu (11/5/2025).
"Setelah itu kita akan diskusikan dengan BGN bagaimana ke depan menangani problem seperti ini seperti apa, yang pasti kita ingin anak-anak tetap senang, tetap gembira, bahagia menerima MBG ini tanpa ada ketakutan," ujar Dedie.
Dedie pun turut melaporkan bahwa kondisi para korban yang tengah dirawat sudah berangsur membaik.
Dia meminta kepada para rumah sakit yang menangani langsung para korban untuk memberikan pelayanan optimal.
Pemetaan korban makan bergizi gratis hingga saat ini disebut Dedie masih terus dilakukan. Sebab ada beberapa korban juga yang dilarikan ke rumah sakit luar Kota Bogor.
Artikel Terkait
Ikuti Instruksi Gubernur Jabar, Sanksi bagi Pembuang Sampah ke Sungai Segera Diterapkan Wali Kota Bogor