Dishub DKI Jakarta Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan TB Simatupang Imbas Pemasangan Pipa Air Limbah

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Senin, 18 Agustus 2025 | 10:39 WIB
TB Simatupang (Foto: dok)
TB Simatupang (Foto: dok)

 

 

MEDIA24.ID, JABODETABEK - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, sebagai tindak lanjut proyek pemasangan pipa air limbah yang berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa pekerjaan infrastruktur ini dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap persiapan, penggalian, pemasangan pipa dengan metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembangunan manhole, hingga reinstatement.

Rekayasa lalu lintas pun diterapkan untuk mendukung kelancaran proyek sekaligus mengurangi risiko kemacetan.

Baca Juga: Fujifilm Indonesia Luncurkan Kamera Mirrorless X-E5 dan Lensa Fujinon XF23mmF2.8 R WR: Ringkas, Premium, dan Bertenaga

“Pekerjaan akan dibagi menjadi beberapa section, dengan sebagian lokasi berada di lahan privat, taman, maupun trotoar. Pada tahap yang memasuki badan jalan, kami akan melakukan pengaturan lalu lintas, termasuk pengurangan jumlah lajur secara sementara,” ujar Syafrin dalam keterangan resmi Pemprov DKI, Selasa (12/8).

Masyarakat diimbau untuk mengatur ulang perjalanan selama periode pekerjaan berlangsung.

Dishub menyarankan pengguna jalan memanfaatkan jalur alternatif di sekitar lokasi atau beralih menggunakan transportasi umum, seperti Transjakarta maupun MRT Jakarta, agar dapat mengurangi potensi kepadatan lalu lintas.

Baca Juga: Kasus Suspek Chikungunya 2025 Melonjak, Jawa Barat Tertinggi: Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

“Kami menyarankan pengendara untuk menghindari Jalan TB Simatupang pada jam-jam sibuk, guna mengurangi potensi penumpukan kendaraan yang dapat memperparah kemacetan,” tambah Syafrin.

Meski saat ini ada penggalian dan pengurangan lajur, proyek pemasangan pipa air limbah ini diyakini akan membawa manfaat jangka panjang.

“Khususnya dalam peningkatan sistem pengelolaan air limbah yang lebih baik dan ramah lingkungan bagi warga Jakarta,” tutupnya.

 

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X