Penerimaan Mahasiswa Baru di 58 PTKIN Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Lengkapnya

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Rabu, 4 Desember 2024 | 20:56 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2025.  (Foto/Dok/Humas Kemenag)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2025. (Foto/Dok/Humas Kemenag)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2025.

Acara peluncuran yang mengusung tema "Change the World" berlangsung di Kampus Jakabaring, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya PMB PTKIN sebagai momentum untuk mendorong berbagai bentuk transformasi, khususnya transformasi psikologis, kesadaran, dan tingkat kematangan psikologis generasi muda.

Baca Juga: Aktif Menulis di Jurnal Ilmiah, Zulfa Tuffahati Selesaikan Kuliah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh Tanpa Menulis Skripsi

Ia juga mengingatkan para pimpinan PTKIN untuk menjadikan PMB sebagai instrumen dalam mengembangkan aspek psikologi dan kepribadian mahasiswa baru, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi pada perubahan global yang positif.

Acara ini menjadi salah satu upaya Kementerian Agama untuk terus memperkuat peran PTKIN dalam melahirkan generasi yang berintegritas, inovatif, dan berwawasan luas.

"Jadikan PMB ini sebagai alat untuk mengukur seberapa besar pengaruh lembaga pendidikan ini terhadap transformasi psikologi anak,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar di Palembang, Selasa (3/12/2024).

Baca Juga: 17 PTKIN Berpredikat Unggul, Kemenag Targetkan Peningkatan Akreditasi hingga 50%

Sesuai tema kegiatan peluncuran “Change the World”, Menag mengatakan pentingnya menempatkan PMB PTKIN sebagai jalan mengubah dunia dengan melakukan inovasi di sektor pendidikan. PTKIN perlu terus melakukan inovasi dengan menghadirkan program studi yang selaras dengan perkembangan zaman.

Perguruan tinggi juga perlu berani melakukan evaluasi guna meningkatkan pendidikan tinggi berkualitas. “Jika institusi ini ingin mengubah dunia, mulailah dari diri sendiri. Harus berani berpikir berbeda, memberikan berbagai inovasi dan berani melakukan evaluasi,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Abu Rokhmad menambahkan bahwa PMB PTKIN merupakan langkah strategis untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas di berbagai aspek. “Kami harus bergegas lebih awal, bergerak lebih cepat untuk meresmikan PMB PTKIN tahun 2025 ini, karena persaingan antar kampus sungguh luar biasa ketatnya,” tegas Abu Rokhmad.

Jadwal PMB PTKIN 2025

Ketua Panitia PMB PTKIN sekaligus Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Nyayu Khodijah mengungkapkan jika seleksi nasional di tahun 2025 akan dilakukan melalui dua pola utama, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

“Tema yang diangkat pada PMB PTKIN tahun 2025 yaitu change the world ini sangat relevan dengan perubahan dunia yang begitu cepat. Melalui PMB PTKIN 2025 ini, kami mengajak para mahasiswa PTKIN untuk mengubah dunia,” jelas Rektor Nyayu.

Untuk perguruan tinggi pelaksana sendiri, menurut Nyayu, tak kurang dari 58 PTKIN dan 1 PTN di seluruh Indonesia akan melaksanakan proses seleksi dengan menawarkan berbagai program studi. “Kuota penerimaan SPAN-PTKIN akan menampung 74.337 orang, sementara UM-PTKIN menyediakan kuota 91.557 orang,” katanya.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X