MEDIA24.ID, JAKARTA - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menempati posisi puncak ranking Science and Technology Index (SINTA) tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
Rinciannya, UIN Jakarta mencatatkan skor 199.255 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 388.559 untuk SINTA Score Overall.
“Alhamdulillah, mengawali tahun baru ini, UIN Jakarta berhasil mencatatkan skor SINTA tertinggi untuk klaster perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri,” kata Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, dalam keterangan pers, Senin (13/1/2025).
Data skor SINTA yang dilansir dari laman SINTA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI hingga Kamis, 2 Januari 2025 pukul 13.00, UIN Jakarta terkonfirmasi mencatatkan skor 199.255 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 388.559 untuk SINTA Score Overall. Jumlah ini dikontribusikan oleh 1.206 author dari 86 departemen (program studi).
Dari laman yang sama, secara berurutan ranking SINTA PTKIN di belakang UIN Jakarta ditempati oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan skor 197.236 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 379.130 untuk SINTA Score Overall, UIN Sumatera Utara dengan skor 172.525 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 285.846 untuk SINTA Score Overall.
Selanjutnya, disusul UIN Raden Intan Lampung dengan skor 63.057 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 143.812 SINTA Score Overall, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan skor 59.530 untuk SINTA Score 3 Yr dan skor 133.347 untuk SINTA Score Overall.
Baca Juga: Sebanyak 17.221 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kemenag 2024, Berikut Link Pengumuman
Rektor Asep Jahar menuturkan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif luar biasa seluruh sivitas akademika UIN Jakarta dalam mempertahankan produktivitas publikasi karya ilmiah berupa artikel jurnal ilmiah, artikel terpublikasi di prosiding, paten, HAKI, buku, dan lainnya.
“Terima kasih atas dedikasi luar biasa seluruh sivitas akademika UIN Jakarta sehingga mengawali pergantian tahun baru, kita berhasil mencatatkan prestasi ini,” imbuhnya.
Lebih jauh, Rektor Asep Jahar berharap produktifitas publikasi karya ilmiah bisa terus ditingkatkan. UIN Jakarta sendiri berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam peningkatannya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Prof. Amelia Fauzia, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peneliti dan pengajar di UIN Jakarta.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak, termasuk para dosen dan mahasiswa yang terus menjaga komitmen terhadap penelitian dan publikasi. LP2M akan terus mendukung penguatan budaya akademik yang berbasis riset untuk mempertahankan prestasi ini,” ujar Prof. Amelia.
Sementara itu, Kepala Pusat Rumah Jurnal, Saepudin Asrori, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sistem pendampingan dan pelatihan yang terus digalakkan.