"Itu memang hal-hal yang teknis, yang ini harus dimaklumi," ujar Deden, Sabtu 22 Februari 2025.
Baca Juga: Prabowo Resmi Luncurkan BPI Danantara, Rosan Roeslani Jadi CEO
Ia menceritakan bahwa banyak ibu-ibu pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum terbiasa memasak untuk lebih dari 1.000 orang.
Ia menambahkan bahwa memang butuh waktu agar dapat memasak dengan tepat dan aman.
"Butuh waktu tiga bulan sampai dia betul-betul bisa dengan kematangan yang benar, dengan rasa yang pas, karena itu tidak mudah,” ujarnya.
Dadan juga menyoroti permasalahan kebersihan ompreng yang pernah ia temui.
“Contoh, ada catering yang sudah biasa melakukan melayani 3.000. Begitu ikut program MBG, kewalahan di dalam mencuci ompreng," jelasnya.***
Artikel Terkait
Kepala Badan Gizi Nasional Klarifikasi Soal Ide Serangga Jadi Menu Program MBG
Program MBG Seperti Hajatan, Sri Mulyani: Kerumitan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis untuk Sehari-hari
Badan Gizi Nasional untuk MBG Dibentuk Era Jokowi, Prabowo: Targetkan Minimal 6 Juta Penerima Manfaat
Prabowo Larang Pakai Minyak Goreng Berulang Kali untuk MBG, Ini Bahayanya untuk Kesehatan
Beberapa Pihak Masih Menolak MBG di Papua, Kepala BGN: Setiap Anak Berhak Dapatkan Gizi Seimbang