Soroti Pengurangan Nilai Makanan dan SPPG, KPK Terima Bocoran Praktik Pilih Kasih di Dapur MBG

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Minggu, 9 Maret 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi KPK menyoroti adanya eksklusivitas yang dilakukan dalam menentukan SPPG
Ilustrasi KPK menyoroti adanya eksklusivitas yang dilakukan dalam menentukan SPPG

MEDIA24.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mendekat ke pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan anggaran Rp71 triliun untuk tahun 2025 dan dengan kemungkinan tambahan Rp100 triliun lagi, program MBG dijalankan dengan biaya yang besar.

KPK mengungkapkan jika ada potensi fraud dalam pelaksanaan program MBG ini, terlebih semuanya berpusat di BGN.

Baca Juga: Paula Verhoeven Unggah Video Anaknya Menangis, Warganet Serukan Memboikot Baim Wong

Penyaluran pelaksanaan program di daerah di seluruh Indonesia akan menyulitkan proses pengawasannya.

Selain informasi tentang pengurangan nilai makanan dari Rp10.000 menjadi Rp8.000, KPK juga menyoroti tentang ‘pilih kasih’ dalam penentuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan kalau ada kabar yang telah beredar jika ada perbedaan dalam menentukan SPPG.

“Berita sumir beredar soal ada yang mendapat perlakuan khusus dalam penentuan SPPG atau pihak-pihak yang menjadi dapur,” ujar Setyo dalam keterangan tertulis KPK.

Baca Juga: Kunjungi Korban Banjir Bekasi, Presiden Prabowo Berbuka Puasa dengan Warga

“Termasuk pembangunan fisiknya dan bahan bakunya, ini tentu menjadi perhatian untuk bisa ditertibkan,” tambahnya.

Setyo juga menyoroti tentang pentingnya lokasi SPPG yang lebih strategis. Hal ini untuk menjaga kualitas makanan tetap baik saat diterima oleh para penerima manfaat.

KPK juga menilai tentang menu MBG, yakni pemberian susu dalam paket makanan yang diberikan.

Menurut kajian KPK, program pemerintah sebelumnya yang memberikan susu dan biskuit tidak efektif dalam menurunkan angka stunting. Pasalnya, lebih banyak biskuit yang diterima masyarakat dibanding susu.

Baca Juga: Terkait Pemerasan oleh Nikita Mirzani, Reza Gladys Beri Pesan di Instagram Story Menandai Akun Dokter Richard Lee

“Sehingga dari tahun ke tahun penurunan stunting tidak banyak,” kata Setyo.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X