MEDIA24.ID, JAKARTA - GoPay, unit bisnis Financial Technology dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI:GOTO), menginisiasi Aliansi Judi Pasti Rugi untuk melawan aktivitas judi online di Indonesia.
Aliansi Judi Pasti Rugi bersama mitra driver Gojek mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi judi online yang bukan hanya merugikan diri sendiri, namun juga menjudikan mimpi dan masa depan keluarga.
Adapun selain GoPay dan ekosistem GoTo seperti mitra driver Gojek, pihak-pihak yang tergabung di dalam aliansi Judi Pasti Rugi juga berasal dari berbagai institusi yakni Telkomsel, Google, TikTok dan berbagai media massa, serta didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Baca Juga: Serunya Ramadan di Kebun di Kebun Raya Bogor: Musik, Tausiah, hingga Hadiah Umroh!
Gerakan Judi Pasti Rugi dimulai dengan mitra driver Gojek. Dengan mobilitas tinggi dan interaksi langsung dengan masyarakat luas, mitra driver Gojek memiliki peran penting sebagai agen edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya aktivitas judi online di lingkungan sekitarnya.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi) memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Judi Pasti Rugi yang melibatkan mitra driver Gojek sebagai agen edukasi bahaya judi online.
Menkomdigi menegaskan bahwa perjudian daring telah berkembang menjadi krisis sosial nasional yang harus segera diatasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Pramono Anung Siap Temui Kepala BGN, Bahas Program Sarapan Gratis Jakarta
"Kami telah memblokir lebih dari 1 juta situs judi online, namun masalah ini belum usai. Pemerintah memiliki kewenangan, tetapi yang jauh lebih penting adalah dukungan ekosistem secara menyeluruh. Karena itu, saya mengapresiasi langkah platform dan para stakeholder dalam Aliansi Judi Pasti Rugi yang mau bergerak bersama melawan judi online," ujar Meutya Hafid.
Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat, terutama dari lingkup keluarga, dalam memberantas praktik ini. Menkomdigi mengajak para mitra driver Gojek yang dikenal dekat dengan masyarakat untuk menjadi agen perubahan.
"Kami ingin angka judi online turun signifikan. Kuncinya adalah memperkuat pemahaman masyarakat, dimulai dari lingkungan terdekat. Kami berharap para mitra driver Gojek bisa membantu mengedukasi publik tentang bahaya judi online," tambahnya.
Baca Juga: Resmi Dibuka, 70.113 Guru Binaan Kemenag Ikuti Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Angkatan I
Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memerangi judi daring dengan menggandeng berbagai pihak demi menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman bagi masyarakat Indonesia.
Edukasi dan sosialisasi dilakukan Aliansi Judi Pasti Rugi secara holistik, yakni melalui platform media sosial @judipastirugi dan rangkaian edukasi online bersama dengan komunitas masyarakat luas dari Sabang sampai Merauke.
Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo menjelaskan pembentukan aliansi Judi Pasti Rugi merupakan kelanjutan dari komitmen GoPay dalam memberantas judi online lewat konten edukasi yang mudah dipahami dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
MRT Jakarta Hadirkan Pembayaran Tiket Menggunakan GoPay dengan Aplikasi MyMRTJ