Siapkan Tenaga Kerja Migran Profesional: Kemendikdasmen, KP2MI, dan Kemenaker Perkuat Kolaborasi

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Selasa, 25 Maret 2025 | 11:29 WIB
Kemendikdasmen menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dan kesepahaman bersama Kemenaker dan KP2MI)/BP2MI) di Jakarta pada Senin, 24 Maret 2025. (Foto/Dok/Media24.id)
Kemendikdasmen menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dan kesepahaman bersama Kemenaker dan KP2MI)/BP2MI) di Jakarta pada Senin, 24 Maret 2025. (Foto/Dok/Media24.id)

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyebut bahwa kerja sama ini menjadi upaya bersama antara KP2MI/BP2MI dan Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem vokasi dalam rangka mempersiapkan tenaga kerja migran Indonesia yang profesional, khususnya dari lulusan vokasi.

“Kerja sama ini diperlukan karena prinsip mendasar untuk membangun tata kelola pelindungan adalah peningkatan kompetensi. Melalui kerja sama ini, kami akan melakukan pemetaan kebutuhan pasar tenaga kerja global kemudian akan kami sambungkan dengan sumber-sumber yang tersedia di SMK dan LKP. Dengan kerja sama ini, kita bisa bersama-sama menyiapkan tenaga migran Indonesia yang lebih profesional,” kata Menteri Karding.

Menaker, Yassierli, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan sebuah langkah strategis dalam mengatasi berbagai persoalan terkait ketenagakerjaan di Indonesia, seperti kebekerjaan lulusan vokasi, produktivitas tenaga kerja indonesia, serta human capital index.

“Melalui kerja sama ini, saya merasa ada optimisme kita untuk menjawab tantangan yang kita hadapi selama ini. Melalui kerja sama ini, lulusan-lulusan SMK unggulan yang sudah dipetakan oleh Kemendikdasmen ini bisa melakukan upskiling dan reskilling di BLK yang ada di bawah Kemenaker untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan feature job,” kata Menteri Yassierli.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, juga menyambut baik kolaborasi tiga kementerian ini. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya menciptakan sebuah ekosistem pendidikan vokasi yang kuat, tetapi juga memberikan kesempatan yang luas bagi lulusan vokasi untuk bekerja maupun magang di luar negeri.

“Mereka (lulusan vokasi yang bekerja/magang) di luar negeri diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan perekonomian di Indonesia dengan pengalaman yang mereka dapatkan selama di luar negeri,” kata Hetifah

Sebagai bagian dari kegiatan penandatanganan PKS dan kesepahaman bersama, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) serta lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang telah mendukung program kebekerjaan lulusan SMK dan LKP ke luar negeri.

Lembaga tersebut diapresiasi karena telah menyiapkan peserta didik mereka dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di luar negeri. Penghargaan juga diberikan kepada perwakilan lulusan SMK dan LKP yang akan berangkat bekerja atau magang ke luar negeri pada tahun 2025 ini.

SMKN 2 Subang, Jawa Barat menjadi salah satu SMK penerima penghargaan. Sejak tahun 2005, sekolah ini telah mengirimkan alumninya untuk bekerja ke sejumlah negara, utamanya Jepang. Tahun 2024 lalu, SMK yang memiliki 16 konsentrasi keahlian ini bahkan mengirimkan lebih dari 100 alumninya sebagai pekerja migran.

Penghargaan juga diberikan kepada LKP Citra, Cilacap, Jawa Tengah yang berhasil mengirimkan peserta didiknya sebagai caregiver atau perawat lansia di Jepang. Selain SMKN 2 Subang dan LKP Citra, satuan pendidikan vokasi lain yang mendapatkan apresiasi adalah SMKN 1 Sukabumi, SMKS Mitra Industri, SMK Pariwisata Metland School, SMKS Pelayaran Muhammadiyah Tuban, LKP Overseas Training Center (OTC), dan LKP Abdi Bangsa Institute. ***

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X