KSAL Akui Indonesia Belum Punya Sensor Keamanan Bawah Laut

Photo Author
Nofellisa Aropah, Media 24
- Senin, 28 April 2025 | 17:44 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (28/4/2025). (Dok. DPR )
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (28/4/2025). (Dok. DPR )

Maka, menurut dia, negara akan rawan bila diserang secara bawah laut.

Dia mengatakan bahwa ancaman bawah laut sangat luar biasa.

"Katanya alasannya alatnya itu sangat mahal. Semahal apapun kalau itu penting, apalagi ikut menjaga kedaulatan laut kita, itu wajib Pak," kata Elita kepada KSAL.

Halaman:

Editor: Nofellisa Aropah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X