Proyek Whoosh Buka Rute ke Surabaya, AHY akan Berkoordinasi dengan Sejumlah Pihak

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 10:26 WIB
Kereta Whoosh Luncurkan Tiket Promo Bulan Oktober, Ini Syarat dan Ketentuannya!  (Instagram )
Kereta Whoosh Luncurkan Tiket Promo Bulan Oktober, Ini Syarat dan Ketentuannya! (Instagram )

MEDIA24.ID, JAKARTA - Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang melayani rute Jakarta-Bandung atau Whoosh, direncanakan akan memiliki rute hingga ke Surabaya.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh memberi beban utang pada negara sebesar Rp116 triliun, masihmungkinkah untuk rute Surabaya direalisasikan.

Mengenai rencana membuka rute hingga surabaya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa ada sejumlah hal yang jadi pertimbangan ketika proyek Whoosh rute Surabaya direalisasikan, termasuk soal utang.

Baca Juga: Acara Come See Mie 2025, Mie Sedaap Ajak Anak Muda untuk Berkreativitas dan Berani Bereksplorasi

- Rute ke Surabaya Membuka Konektivitas

AHY tak menampik jika realisasi rencana Whoosh ke Surabaya dan permasalahan utang adalah sebuah pilihan yang perlu pendekatan khusus.

“Di satu sisi kita ingin konektivitas secara signifikan, karena bisa dibayangkan kalau Jakarta-Surabaya bisa ditempuh 3 jam saja, maka signifikan dari sisi travel time, waktu tempuh,” ujar AHY kepada awak media di kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat pada Selasa, 21 Oktober 2025.

“Saya membayangkan kalau masih kuliah di Surabaya, bisa setiap hari pulang pergi 3 jam sambil ngerjain paper atau ngerjain tugas atau bisa meeting terus balik lagi,” imbuhnya.

- Keterbatasan Anggaran Jadi Pertimbangan

Perhitungan anggaran yang harus dikeluarkan juga menjadi perhatian karena dengan terbukanya jalur baru tentu akan berdampak pada wilayah yang dilewati.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ungkap Alasan Bahasa Portugis jadi Pembelajaran Wajib di Sekolah

“Kalau kita fokus ke sana saja (rute Surabaya), tentu seperti tidak sensitif terhadap kebutuhan pemerataan pembangunan wilayah,” ucap AHY.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada satu hal, tapi kita juga selalu dihadapkan pada keterbatasan anggaran, tanpa harus mengesampingkan pemerataan, kita harus hitung dengan baik,” jelasnya.

- Harus Ada Benefit untuk Kawasan yang Dilewati

Ketua Umum Partai Demokrat itu menyebut bahwa pembangunan jalur kereta api juga harus memberi keuntungan pada kawasan yang dilewati, terlebih daerah transit.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X