Sinergi Kementerian dan Lembaga Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Photo Author
Rahmah Zakiya, Media 24
- Jumat, 28 November 2025 | 09:05 WIB
Sinergi Kementerian dan Lembaga  Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Foto: BNPB)
Sinergi Kementerian dan Lembaga Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Foto: BNPB)

 

MEDIA24.ID, NASIONAL - Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menyebut upaya identifikasi kerusakan infrastruktur masih menghadapi kendala akibat hujan yang belum mereda.

Empat jembatan di Aceh dilaporkan terputus, sementara di Sibolga dan Tapanuli Tengah ada sekitar 20 titik longsor yang masih sulit dipetakan.

Untuk membuka akses yang terisolasi, Kementerian PUPR telah mengirimkan sejumlah alat berat guna membersihkan material longsoran. “Mudah-mudahan alat berat segera bisa sampai ke lokasi,” ujar Diana.

Baca Juga: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi di Aceh, Sumut, dan Sumbar: Presiden Perintahkan Prioritaskan Keselamatan Warga

Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan memastikan seluruh fasilitas medis di wilayah terdampak tetap beroperasi. Tenaga kesehatan cadangan telah dikirimkan dan koordinasi dengan dinas kesehatan daerah terus diperkuat agar layanan tidak terputus.

Kemenkes juga mempersiapkan dukungan untuk memastikan proses pembelajaran dapat kembali berjalan setelah situasi memungkinkan.

Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa pemerintah daerah telah diberikan keleluasaan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan melakukan pergeseran anggaran.

Baca Juga: Debit Sungai Melonjak, Banjir Rendam Dua Kecamatan di Kota Solok: 3.362 Warga Terdampak

Langkah ini diambil agar kebutuhan penanganan darurat dapat dipenuhi dengan cepat tanpa terhambat prosedur administratif.

Kepala Basarnas Muhammad Syafii melaporkan bahwa delapan operasi pencarian dan pertolongan tengah berlangsung di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Operasi difokuskan pada evakuasi warga yang terisolasi serta pencarian korban yang belum ditemukan.

“Kita sedang berjuang mengevakuasi korban yang terisolasi,” jelas Syafii. Operasi dilakukan menggunakan metode manual dan teknologi pendukung, disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Baca Juga: KAI Commuter Bantah Pecat Petugas dalam Kasus Tas Tertinggal, Pastikan Penelusuran Sesuai Prosedur

Halaman:

Editor: Rahmah Zakiya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X