BNPB juga telah merekomendasikan Badan Geologi untuk melakukan kajian terhadap wilayah rawan banjir bandang dan longsor sebagai dasar rencana relokasi setelah masa tanggap darurat selesai.
Dengan sinergi BNPB, pemerintah daerah, BPBD, Dinsos, Dishub, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat, penanganan darurat di Humbang Hasundutan menunjukkan perkembangan yang semakin baik.
Kerja bersama menjadi bukti bahwa solidaritas adalah kunci dalam menghadapi situasi bencana yang paling berat.
Artikel Terkait
TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter untuk Percepatan Evakuasi Bencana di Sumatra Utara
Kemnaker Terbitkan Panduan Resmi Pengunduran Diri Peserta Magang Nasional, Begini Prosedurnya
KAI Terapkan Penyesuaian Pola Operasi Mulai 1 Desember 2025, Ini Perubahan Jadwal dan Stasiun Perhentian