MOOC Pintar Percepat Perkembangan Kompetensi SDM di Kemenag, Ini Pesan Yaqut Cholil

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Selasa, 16 Juli 2024 | 12:56 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi capaian MOOC Pintar yang telah berjalan selama dua tahun.  (Foto/Dok/Kemenag)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi capaian MOOC Pintar yang telah berjalan selama dua tahun. (Foto/Dok/Kemenag)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi capaian MOOC Pintar yang telah berjalan selama dua tahun. Melalui platform tersebut mampu mempercepat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang berjumlah lebih dari 3 juta orang.

“Platform MOOC Pintar adalah bukti keberhasilan program transformasi digital di Kementerian Agama. Terlihat dari terbentuknya ekosistem layanan berbasis teknologi yang murah, terjangkau, efisien, dan melayani,” ungkapnya dalam keterangan pers, Senin (15/7/2024).

Menag Yaqut membandingkan kondisi dulu dan kini. Jika waktu lampau peserta harus menunggu puluhan tahun untuk mengikuti pelatihan, kini ASN dan masyarakat yang ingin mengembangkan kompetensi bisa ikut pelatihan kapan pun mau dan di mana pun berada.

Baca Juga: Rancang Corporate University, MOOC Bersiap Sasar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri

“Semoga MOOC Pintar dapat selalu menebar manfaat bagi umat,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Suyitno mengutarakan rasa bangga atas kehadiran MOOC Pintar. Platform tersebut terbukti bisa memenuhi tugas organisasi, terutama di lingkungan Kemenag.

“MOOC Pintar menjadi media bagi Kementerian Agama (Kemenag) untuk melayani masyarakat, para ASN, guru, penyuluh, penghulu, dan lainnya dalam mengembangkan kompetensi,” ujar Suyitno dalam video ucapan selamat untuk MOOC Pintar.

Menurut Suyitno, sebelum ada MOOC Pintar, Kemenag hanya bisa melayani pelatihan untuk puluhan ribu peserta dalam satu tahun. Namun, setelah ada MOOC PIntar, Kemenag bisa melayani hampir 2 juta peserta dalam satu tahun.

Baca Juga: Kepala LAN: Kemenag Tampil Sebagai Role Model Transformasi Digital

“Mooc Pintar menjadi solusi untuk siapa saja yang ingin menuntut ilmu dengan waktu yang fleksibel. Karena belajarnya bisa kapan saja dan di mana saja,” tandasnya.

Saat ini, MOOC Pintar telah memiliki 41 jenis pelatihan, terdiri dari 30 jenis pelatihan pendidikan dan 11 pelatihan keagamaan.

Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kemenag (Sesban) Arskal Salim GP mengatakan MOOC Pintar merupakan bukti keberhasilan transformasi digital sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama. Dalam kurun waktu dua tahun, telah terjadi perubahan yang signifikan.

Mengutip George Couros, Sesban Arskal mengatakan teknologi tidak bisa menggantikan peran guru; tetapi teknologi di tangan guru yang hebat akan menjadi transformasional. “Hari ini kita sudah melihat transformasi itu muncul, mengubah dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arskal mengatakan bahwa sebelum pandemi, pelatihan dilaksanakan secara klasikal. Dengan metode konvensional tersebut, ada keterbatasan jumlah peserta pelatihan setiap tahunnya.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X