MEDIA24.ID - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tengah mendapatkan sorotan terkait jet pribadi Gulfstream G650ER.
Viral di media sosial penggunaan jet pribadi Gulfstream G650ER yang di tumpangi Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, berbuntut panjang.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal turun tangan untuk menyelidiki asal-usul jet pribadi Gulfstream G650ER yang digunakan Kaesang dan Erina terbang ke Amerika Serikat (AS) itu.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata turut mengomentari soal putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.
Alexander mengatakan, telah memerintahkan Direktorat Gratifikasi KPK untuk menyelidiki penggunaan jet pribadi anak dan menantu Presiden Jokowi itu.
"Kami berprinsip bahwa semua orang setara di hadapan hukum. Pimpinan KPK telah memerintahkan Direktorat Gratifikasi untuk mengklarifikasi informasi ini," ujar Alex, Rabu 28 Agustus 2024.
Baca Juga: Yamaha MX King 155 Berubah Total dari Segi Desain, Fitur dan Performa, Simak Selengkapnya
Dia menegaskan, KPK tak akan ragu untuk mendalami kasus itu.Meski Kaesang adalah anak dari Presiden Jokowi.
"Tidak perlu ragu, kita jalankan tugas kita. Apalagi ini menjadi perhatian publik. Kita harus peka dan proaktif dalam melakukan klarifikasi," tambahnya.
Lebih lanjut, penyelidikan itu penting untuk mengetahui apakah penggunaan jet pribadi itu termasuk gratifikasi atau bukan.
Baca Juga: Rabu Wekasan 2024 Jatuh pada 28 Agustus, Ini Makna dan Penjelasannya
Mengingat banyaknya informasi simpang siur terkait asal-usul dan pemilik jet pribadi Gulfstream G650ER.
"Publik perlu tahu apakah fasilitas ini dibayar sendiri atau diberikan secara gratis, dan dalam kapasitas apa fasilitas ini diterima," tegasnya.
Meski Kaesang adalah pihak swasta, Alex menekankan bahwa Jokowi sebagai presiden adalah penyelenggara negara.