MEDIA24.ID - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., kembali turun langsung ke Sukabumi pada Minggu (8/12).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan fase tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Sukabumi berjalan dengan cepat dan tepat.
Dalam kunjungan keduanya, Suharyanto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Kabupaten Sukabumi, menggarisbawahi sejumlah prioritas penting terkait penanganan bencana.
Baca Juga: Profil Agus Susanto Mulai dari Akademis Hukum Hingga Prestasi Internasional
Suharyanto mencatat bahwa akses jalan yang sebelumnya tertutup kini sudah dapat dilalui. Namun, ia meminta peningkatan keamanan dan kehati-hatian demi memastikan tidak ada warga yang terisolasi.
“Alhamdulillah, kondisi jalan sudah bisa dilewati semua. Tolong fokuskan perhatian agar rakyat tidak terisolir,” tegasnya.
Suharyanto memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah dan Pertamina atas kelancaran distribusi BBM. Ia mengingatkan agar pasokan ini terus dipantau agar tidak tersendat.
“Terima kasih Pak Bupati dan Pertamina. Pastikan ketersediaan BBM tidak terganggu,” ujarnya.
Baca Juga: Sederet Fakta Penting Soal UMP dan PPN 2025
Dengan total 628 rumah rusak berat, Suharyanto menekankan perlunya penanganan tepat sasaran. Tidak semua rumah memerlukan relokasi karena dampak bencana berbeda-beda di tiap lokasi.
“Penanganan harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setiap area,” tambahnya.
Setelah Rakor, Suharyanto melanjutkan kunjungannya ke pos pengungsian di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.
Ia menempuh perjalanan sejauh satu jam menggunakan kendaraan roda dua demi memastikan langsung kondisi warga terdampak.
Artikel Terkait
Sederet Fakta Penting Soal UMP dan PPN 2025
BAZNAS Salurkan Bantuan 11.000 Paket untuk Pengungsi Palestina di Mesir, Pesan Solidaritas dari Bangsa Indonesia
Profil Agus Susanto Mulai dari Akademis Hukum Hingga Prestasi Internasional