Di Tengah Keberagaman Indonesia, Menag: Kerukunan Adalah Aset Berharga yang Harus Dijaga

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Minggu, 29 Desember 2024 | 05:10 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam acara  Refleksi dan Proyeksi Kemenag" yang berlangsung di TMII, Jakarta, Jumat (27/12/2024). (Foto/Dok/Humas Kemenag)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam acara Refleksi dan Proyeksi Kemenag" yang berlangsung di TMII, Jakarta, Jumat (27/12/2024). (Foto/Dok/Humas Kemenag)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk memulai tahun 2025 dengan semangat dan energi baru.

Pesan ini disampaikan Menag dalam acara "Refleksi dan Proyeksi Kemenag" yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

“Mari kita mulai tahun baru ini dengan optimisme dan semangat pembaruan. Insya Allah, kita dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan," ungkap Menag di Jakarta, Jumat (27/12/2024).

Baca Juga: Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kemenag Tetapkan 40 Siswa Madrasah Jadi Duta Moderasi Beragama 2024

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Ali Ramdhani, Kepala Balitbang dan Diklat Amien Suyitno, pejabat eselon I dan II, staf khusus, staf ahli, dan tenaga ahli Menteri Agama.

Selain itu, hadir pula tamu undangan dari KemenkoPMK, Kemendagri, Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, dan PTN/PTKN.

Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia, yang ia gambarkan sebagai karya seni ciptaan Tuhan.

Baca Juga: Kuota SNBP 2025 Diumumkan Hari Ini, Berikutnya Langkah-langkah Pengecekannya!

"Indonesia adalah lukisan Tuhan yang indah. Kerukunan adalah aset berharga yang harus dijaga, lebih bernilai daripada sumber daya alam lainnya," tegasnya.

Selain itu, Menag juga menekankan perlunya membangun moralitas dan spiritualitas sebagai landasan kehidupan berbangsa. Menurutnya, pembangunan tanpa dasar nilai-nilai moral dan spiritual tidak akan memiliki keberlanjutan.

"Bangunan-bangunan monumental dunia, seperti Piramida di Mesir, Ka’bah di Makkah, dan Borobudur di Indonesia, berdiri kokoh karena dibangun dengan fondasi spiritualitas. Mari kita jadikan nilai-nilai ilahi sebagai dasar setiap tindakan kita," tuturnya.

Salah satu bagian penting dari acara ini adalah pengukuhan relawan moderasi beragama yang akan memperkuat kerukunan umat beragama, serta pemberian penghargaan melalui Moderasi Beragama Award kepada berbagai instansi dan lembaga yang telah berperan aktif dan dinilai unggul dalam mendukung moderasi beragama.

Instansi yang mendapatkan penghargaan pada malam tersebut antara lain:

1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang memberikan dukungan penuh untuk penguatan moderasi beragama di seluruh kementerian dan lembaga. Kemenko PMK juga sudah memberikan dukungan untuk menyusun peta jalan pusat kerukunan umat beragama.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X