Polemik Gas Elpiji 3 Kg, Bahlil Berencana akan Tertibkan Ulang BBM Jenis Solar Bersubsidi

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Jumat, 14 Februari 2025 | 19:48 WIB
Menteri ESDM Bahlil berencana akan menertibkan ulang distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi
Menteri ESDM Bahlil berencana akan menertibkan ulang distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi

MEDIA24.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang membuat aturan tentang penataan ulang gas elpiji 3 kg menjadi perdebatan publik.

Kini Bahlil sudah ancang-ancang akan menertibkan ulang distribusi solar subsidi yang menurutnya tidak tepat sasaran seperti gas elpiji 3 kg tersebut.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil, itu juga berencana akan menertibkan ulang distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi.

Baca Juga: Ini 7 Fitur Canggih Mobil Listrik Togg T10X Hadiah Erdogan ke Prabowo

“Habis ini (penataan ulang distribusi elpiji 3 kg), saya tertibkan lagi, bapak ibu semua, aaya tertibkan lagi adalah BBM, solar,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar 2025 di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu, 8 Februari 2025.

Bahlil menilai distribusi solar subsidi saat ini masih belum tepat sasaran sehingga butuh diperbaiki agar masyarakat bisa menikmatinya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Pasalnya, menurutnya solar bersubsidi di lapangan justru digunakan untuk industri.

Baca Juga: IIMS 2025: Parade Mobil Baru, Dari SUV Listrik Hingga Sedan Hybrid!

“Solar subsidi dipakai untuk industri. Saya tahu ini pemainnya pasti akan ribut lagi, tapi enggak apa-apa,” kata bekas Menteri Investasi ini, dikutip dari Antara.

Bahlil mengakui langkah menata ulang solar bersubsidi berpotensi menimbulkan polemik, seperti yang terjadi saat pemerintah mengatur distribusi elpiji 3 Kg.

Namun, politikus kelahiran Banda, Maluku Tengah ini menegaskan tak gentar menghadapi kemungkinan perlawanan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan.

“Kita sebagai orang Timur itu sekali layar berkembang, pantang surut untuk balik. Ini untuk kebaikan rakyat, bapak ibu semua,” kata Bahlil.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kecelakaan Moge yang Tewaskan Bendum Partai Demokrat di Situbondo

Ketua Umum Partai Golkar sejak Agustus 2024 ini mendorong kader-kader partainya agar turut mendukung kebijakan tersebut.

Pihaknya menilai upaya mengatur ulang distribusi energi itu menjadi bagian dari perjuangan menjamin hak-hak rakyat. Bagi Bahlil, ini adalah kesempatan untuk partainya menunjukkan keberpihakan kepada rakyat.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X