Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyatakan komitmennya untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan aplikasi JAKI.
Ia memastikan setiap laporan yang masuk harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Langkah tegas ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik sekaligus memperbaiki sistem pengawasan internal di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.