Perjalanan Marselino bersama klubnya di Eropa yang awalnya penuh harapan kini berubah menjadi tantangan besar.
Setelah minim kesempatan di KMSK Deinze dan Oxford United, pemain berusia 21 tahun itu bahkan belum juga debut bersama klub barunya, AS Trencin.
Total menit bermainnya musim ini hanya 155 menit, angka yang sangat jauh dari cukup bagi seorang pemain yang ingin menjaga ritme kompetitif. Absennya Marselino di Timnas Indonesia di Round 4 kali ini seolah jadi konsekuensi logis.
Kendati di laga uji coba September 2025 lalu ia sempat dimainkan, kontribusinya dinilai kurang memuaskan. Performa yang tidak meyakinkan saat melawan Taiwan maupun Lebanon semakin memperkuat argumen Kluivert.
Baca Juga: Wamenag Romo HR Muhammad Syafi’i Harap Ditjen Pesantren Lahir Saat Perayaan Hari Santri 2025
- Ole Romeny: Dari Cedera ke Kesempatan Baru
Berbeda dengan Marselino, Ole Romeny justru mendapatkan kepercayaan kembali. Padahal, penyerang milik Oxford United itu baru saja pulih dari cedera dalam laga persahabatan klubnya di Indonesia.
"Kabarnya sekarang Ole sekarang memang sudah bisa kembali ke lapangan setelah cedera yang dialaminya pada laga persabatan klubnya Oxford di Indonesia," ujar Yussa Nugraha dalam kesempatan yang sama.
"Tapi sekarang dirinya masih fokus mengembalikan stamina, kebugarannya dulu, fisik, dan feel dalam memegang bola tentunya," imbuhnya.
Kabar baiknya, proses pemulihan Ole berjalan lebih cepat dari perkiraan. Ia sudah mulai latihan intensif, termasuk dribbling, jumping, hingga shooting.
Baca Juga: Komnas Perempuan Buka Lowongan untuk 3 Posisi, Begini Cara Mendaftarnya!
Keputusan Kluivert untuk memanggil Ole juga dibaca Yussa Nugraha sebagai langkah antisipatif.
"Aku juga sempat mengungkapkan Ole sudah mulai latihan di lapangan, latihan private, di situ kita bisa lihat Ole sudah bisa dribble bola," terang Yussa Nugraha.
Dengan karakter striker yang agresif dan mobile, Ole diyakini mampu memberi opsi baru di lini depan. Meski kondisinya belum 100 persen, progres pemulihannya dianggap cukup signifikan untuk dipertaruhkan.
"(Ole) melakukan gerakannya eksplosif, jumping juga sudah, dan shooting dengan kakinya. Jadi ini progress yang signifikan dan sangat bagus dari Ole Romeny," sambung Yussa Nugraha.
Artikel Terkait
IGK Manila, Gubernur ABN Partai NasDem dan Mantan Manajer Timnas Indonesia, Tutup Usia
Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia Hadapi Kuwait dan Lebanon, Ole dan Paes Tak Masuk Skuad
Korsel Ingin Balas Dendam Lawan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia 2026
Sudah Cukup untuk Timnas Indonesia, Erick Thohir Tegaskan Stop Naturalisasi Baru
Timnas Indonesia U-23 Gagal di Piala Asia 2026, Coach Justin Nilai Vanenburg Tak Punya Pemain Hebat era STY