Apakah Liga Inggris Terlalu Berat Buat Ruben Amorim, Kebobolan 19 Gol  dalam 10 Laga 

Photo Author
Tiffany Sukotjo, Media 24
- Jumat, 27 Desember 2024 | 16:00 WIB
Pelatih MU Ruben Amorim.  ((Instagram.com/@manchesterunited))
Pelatih MU Ruben Amorim. ((Instagram.com/@manchesterunited))

Baca Juga: Lelang Jersi Bersejarah Marselino Ferdinan untuk Renovasi Sekolah di Surabaya, Catat Waktunya

“Onana berusaha sekuat tenaga, tapi kadang hal-hal semacam ini memang sulit dihindari. Yang perlu disyukuri adalah meskipun bermain dengan 10 orang, kami tetap hampir mencetak gol,” lanjut Amorim. 

“Memang sangat sulit untuk memenangkan pertandingan ini dengan 10 pemain, apalagi lawan tim seperti Wolves yang punya kualitas.”

Awal yang Berat bagi Amorim

Kekalahan ini semakin memperburuk catatan Ruben Amorim sejak mengambil alih kursi manajer MU pada 24 November 2024. 

Dari sepuluh pertandingan yang sudah dijalaninya, Amorim hanya mampu meraih empat kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan. 

Baca Juga: Kronologi Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner Alami Cedera Gegar Otak Usai Bermain di Tim Kelompok Umur Wolves

Terlebih lagi, MU kebobolan sebanyak 19 gol dalam sepuluh pertandingan tersebut, sementara mereka hanya mencetak 17 gol.

Lebih mencolok adalah hasil-hasil buruk yang datang berturut-turut. 

Setelah meraih kemenangan penting melawan Manchester City dengan skor 1-2 pada 15 Desember 2024, MU justru mengalami tiga kekalahan beruntun melawan Tottenham Hotspur, Bournemouth, dan yang terbaru, Wolves.

Namun, di sisi lain, ada beberapa momen yang memberikan harapan. Kemenangan melawan City memberikan sedikit kebanggaan bagi Amorim, apalagi mereka berhasil menaklukkan rival sekotanya dengan cara yang cukup meyakinkan. 

Sayangnya, hasil itu tidak dapat diikuti dengan performa positif lainnya.

Baca Juga: Dramatis! Kartu Merah dan Penalti Bikin Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024

Bagaimana Catatan Ten Hag dan Nistelrooy

Sebelum Amorim mengambil alih, MU memang mengalami masa transisi yang cukup rumit. 

Erik ten Hag, yang dipecat pada 28 Oktober 2024 setelah masa kerja yang penuh gejolak, sempat membawa tim ini meraih dua trofi domestik, yakni Piala Carabao dan Piala FA pada 2023 dan 2024. 

Meski begitu, rekor buruk di akhir musim membuat manajemen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.

Halaman:

Editor: Tiffany Sukotjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Marco Bezzecchi Menang di MotoGP Brasil 2026

Senin, 23 Maret 2026 | 07:05 WIB
X