MEDIA24.ID - Prestasi gemilang kembali ditorehkan murid BINUS SCHOOL Simprug di kancah internasional.
Empat siswi berbakat, Alessandra, Adrienne, Loretta (kelas 12), dan Aya (kelas 7), sukses mencetak pencapaian luar biasa di kompetisi esai bergengsi John Locke Institute Essay Competition.
Kompetisi ini diikuti oleh pelajar dari berbagai negara, dan keempat siswi ini membuktikan keunggulan mereka dengan menghasilkan karya tulis yang mengesankan, mengupas isu-isu global melalui pemikiran kritis dan analisis mendalam.
Baca Juga: Ojol Siap Demo Besar Terkait Rencana Pemerintah Cabut Subsidi BBM
Empat Siswi, Empat Karya Gemilang
-
Alessandra meraih penghargaan High Distinction berkat esai yang membahas isu kesehatan mental generasi muda. Dengan pendekatan analitis, Alessandra memberikan pandangan strategis tentang bagaimana menghadapi tantangan kesehatan mental di era modern.
-
Adrienne mendapatkan penghargaan Distinction melalui esai yang mengupas isu depresi dan kecemasan. Tulisannya memukau para juri dengan detail analisis yang tajam dan relevan terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
-
Loretta menerima penghargaan High Commendation dengan esai yang membahas hubungan musik dan sejarah. Karya Loretta mengungkap bagaimana musik memengaruhi perjalanan sejarah manusia, menawarkan perspektif baru yang memikat.
-
Aya, satu-satunya wakil dari kelas 7, berhasil menjadi finalis di kategori junior dengan esai berjudul “Has the Anti-Racism Movement Reduced Racism?”. Tulisannya menyoroti dampak gerakan anti-rasisme dan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan dunia yang lebih inklusif.
Baca Juga: Segera Kunjungi! 5 Tempat Wisata di Banyuwangi: Destinasi Seru yang Bikin Mata Melek
Peran Sekolah dalam Membangun Generasi Unggul
Keberhasilan ini tak lepas dari komitmen BINUS SCHOOL Simprug dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswanya melalui pendekatan Personalised Excellences.
Sekolah ini memberikan dukungan terhadap minat dan bakat setiap murid, memungkinkan mereka untuk bersaing di tingkat global.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada BINUS SCHOOL Simprug dan para guru pendamping yang telah mendukung kami sepanjang perjalanan ini,” ungkap Loretta dengan penuh rasa syukur.
Di era globalisasi dan digitalisasi, pemikiran kritis menjadi salah satu keterampilan esensial yang harus dimiliki generasi muda. Prestasi Alessandra, Adrienne, Loretta, dan Aya membuktikan bahwa dengan dedikasi, dukungan, dan pendidikan yang tepat, generasi muda Indonesia mampu bersaing dan membawa nama bangsa ke tingkat internasional.
Artikel Terkait
Ini Lokasi Layanan Perpanjangan SIM di Lima Wilayah Jakarta Jumat 29 November
Segera Kunjungi! 5 Tempat Wisata di Banyuwangi: Destinasi Seru yang Bikin Mata Melek
Ojol Siap Demo Besar Terkait Rencana Pemerintah Cabut Subsidi BBM