MEDIA24.ID, JAKARTA - Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, hari ini menegaskan kembali komitmennya terhadap transformasi digital Indonesia dengan mengumumkan kemitraan strategis bersama Perhutani, Badan Usaha Milik Negara yang mengelola sumber daya hutan di Jawa dan Madura.
Kolaborasi ini memperluas jaringan Alibaba Cloud yang telah mencakup ribuan bisnis dan mitra lokal, memperkokoh perannya sebagai mitra tepercaya dalam layanan komputasi awan (cloud) dan AI di berbagai sektor di Indonesia.
Dalam acara media yang digelar di Jakarta, Alibaba Cloud meluncurkan berbagai produk dan solusi AI terbaru untuk pasar Indonesia, termasuk pengumuman kolaborasi hackathon bersama GoTo, serta membagikan hasil survei global mengenai keberlanjutan yang menyoroti kepemimpinan Indonesia dalam upaya ESG berbasis teknologi.
Baca Juga: Film Selepas Tahlil Sajikan Ketegangan Supranatural, Drama Keluarga yang Dalam dan Emosional
Adopsi solusi AI dari Alibaba Cloud oleh Perhutani menjadi contoh nyata bagaimana teknologi canggih dapat mendorong keberlanjutan lingkungan.
Mulai dari pemrosesan data secara real-time, integrasi data yang mulus, hingga memastikan ketersediaan layanan yang tinggi, Alibaba Cloud menyediakan tool yang canggih dan infrastruktur tangguh yang dibutuhkan Perhutani untuk mengatasi kompleksitas manajemen data geospasial.
Dengan memanfaatkan layanan komprehensif Alibaba Cloud, termasuk penyimpanan, komputasi, dan analitik real-time, Perhutani kini dapat memantau risiko deforestasi, memerangi pembalakan liar, dan mengoptimalkan upaya konservasi dengan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya.
Baca Juga: Penyelenggaraan Haji 2025, Itjen Kemenag Lakukan 2 Bentuk Pengawasan
M. Denny Ermansyah, Direktur SDM, Umum & TI Perhutani menyatakan, "Kami melakukan transformasi dengan membangun 'Perhutani Digital Forest', sebagai upaya mengimplementasikan teknologi yang mampu mendukung operasional Perusahaan dalam memantau, melindungi, dan mengendalikan pengelolaan sumber daya hutan.
Teknologi dari Alibaba Cloud menjawab kebutuhan kami. Infrastruktur cloud mereka memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data yang menyeimbangkan pelestarian ekologi dengan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan."
Sean Yuan, Country Manager Alibaba Cloud untuk Indonesia menambahkan, "Dari bidang kehutanan, keuangan, hingga manufaktur, organisasi-organisasi di Indonesia memanfaatkan AI untuk menyelesaikan tantangan yang kritis.
Baca Juga: Komitmen Irjen Kemenag pada Pengawasan Berdampak: Solutif, Kolaboratif dan Berkelanjutan
Kolaborasi kami dengan Perhutani mencerminkan misi Alibaba Cloud dalam mendukung ekonomi digital Indonesia dengan menggabungkan teknologi mutakhir dengan keahlian lokal untuk menyelesaikan masalah yang nyata."
Kolaborasi lain yang diumumkan termasuk dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang memanfaatkan layanan Alibaba Cloud untuk pengaplikasian yang hemat biaya seperti aplikasi Pusaka untuk misalnya:
Artikel Terkait
iOS 18 Terpasang di 68% iPhone, Apple Fokus pada AI Generatif
Andalkan ChatGPT, AS Panik Liat AI Buatan China DeepSeek Guncang Pasar Global
Kunjungi SMAN 66 Jakarta, Wapres Tekankan Pentingnya Siswa Beradaptasi dengan AI
Kenalkan Teknologi Kecerdasan Buatan di SMA Bunda Mulia, Wapres Minta Para Siswa Gunakan AI untuk Hal Positif
Alibaba Perkenalkan Inovasi Wan 2.1-VACE untuk Pembuatan dan Penyuntingan Video