MEDIA24.ID, JAKARTA -- Sebagai negara yang berada di Cincin Api Pasifik, Indonesia menghadapi berbagai potensi bencana alam, salah satunya adalah ancaman Megathrust.
Fenomena ini sering menjadi perhatian karena berpotensi memicu gempa bumi besar yang dapat berdampak luas.
Baca Juga: Gempa M 6,8 Guncang Miyazaki dan Tsunami Terdeteksi di Jepang
Apa Itu Megathrust?
Sebelum memahami Megathrust, penting untuk mengenal istilah thrust atau sesar naik. Dalam ilmu geologi, sesar merupakan patahan yang terbentuk akibat gaya endogen.
Sesar terbagi menjadi tiga jenis:
- Sesar Mendatar (Strike-slip Fault): Terjadi akibat gaya horizontal yang menggeser batuan secara sejajar.
- Sesar Turun (Normal Fault): Disebabkan oleh gaya vertikal yang mendorong salah satu bidang batuan ke bawah.
- Sesar Naik (Thrust Fault): Terjadi ketika batuan terdorong ke atas akibat tekanan horizontal.
Megathrust adalah jenis sesar naik yang sangat besar dan biasanya berada di zona subduksi, yaitu area satu lempeng tektonik menyelam di bawah lempeng lainnya.
Contohnya, di selatan Pulau Jawa, terdapat zona subduksi akibat tumbukan antara Lempeng India-Australia dan Lempeng Eurasia.
Lokasi ini menjadi sumber energi besar yang dapat memicu gempa bumi berkekuatan tinggi, dikenal sebagai gempa Megathrust.
Baca Juga: Antisipasi Megathrust: Berikut Tips Mitigasi Bencana dari Para Ahli
Seberapa Berbahaya Gempa Megathrust?
Menurut Nuraini Rahma Hanifa, peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), segmen Megathrust di selatan Jawa, termasuk Selat Sunda, memiliki potensi energi tektonik yang signifikan.
Diperkirakan, energi ini dapat memicu gempa berkekuatan magnitudo 8,7 hingga 9,1.
Yogi Adi Prasetya, ST, MSc, dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsoed menjelaskan potensi ini tidak perlu menimbulkan kekhawatiran berlebihan.
Meskipun gempa di zona subduksi dapat terjadi kapan saja, gempa berkekuatan besar seperti itu memerlukan akumulasi energi selama waktu yang lama.
Baca Juga: Waspada Megathurst Mengancam, Ini 11 Poin yang Harus Diperhatikan saat Terjadi Gempa
Artikel Terkait
4 Bintang Rilis Tetap Bersamaku, Nuansa Slow Rock Romantis
PBSI Fokus Regenerasi, Bongkar Pasang Pasangan Demi Olimpiade 2028
Indonesia Masters 2025, Turnamen Bergengsi di Istora SenayanÂ
Indonesia Masters 2025, Jadwal Lengkap dan Penampilan Terakhir The Daddies di Istora
Heboh Menteri Pemarah di Era Prabowo, Begini Cara Islam Kendalikan Amarah