Coretax Habiskan Rp1,3 Triliun, Itu Masih Hemat Harusnya Rp7 Triliun

Photo Author
- Selasa, 18 Februari 2025 | 06:00 WIB
Sistem pajak di Indonesia Coretax (Djp)
Sistem pajak di Indonesia Coretax (Djp)

Menurut dia penyedia sistem ini belum sepenuhnya melakukan quality assurance (QA) dan user acceptance testing (UAT) sehingga gangguan-gangguan ini bisa muncul. 

Ketiga adalah kapasitas sistem yang tidak cukup dan arsitektur sistem tidak efisien

Menurut dia arsitektur sistem ini yang dirancang untuk skalabilitas tinggi, sehingga sistem mudah mengalami service disruptions ketika volume data melonjak. 

Baca Juga: Buku Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo Diluncurkan, Siap Menjadi Landasan Kebijakan Pajak Transformatif

“Server belum optimal untuk menangani high-volume data processing dan kompleksitas transaksi perpajakan dalam skala besar,” ujar dia. 

Kelemahan keempat adalah penggunaan Commercial Off-The-Shelf (COTS) software. 

Coretax yang berbasis COTS hanya memberikan solusi generik, padahal perpajakan di Indonesia memiliki karakteristik yang unik, sehingga diperlukan penyesuaian yang lebih spesifik. 

Pentingnya Reformasi Perpajakan 

Coretax menurut Rijadh sebenarnya punya peran penting bagi reformasi perpajakan yaitu memperkuat administrasi pajak melalui digitalisasi. 

Reformasi perpajakan penting untuk memperbaiki tax gap yang ada di Indonesia.

Tax gap yang tinggi menunjukkan adanya potensi penerimaan pajak yang belum optimal,” jelas Rijadh. 

Baca Juga: Simak! Deretan Mobil Bekas Harga 40 Jutaan Terbaik, Mulai dari Hemat BBM Hingga Pajak Murah

Coretax ini digunakan untuk menurunkan tax gap, peningkatan tax ratio, serta perbaikan kualitas data perpajakan. 

Karena itu sebenarnya ada potensi peningkatan efisiensi, transparansi, dan integritas data perpajakan di Indonesia melalui sistem ini. 

Coretax juga mendorong perbaikan manajemen basis data perpajakan. 

Baca Juga: Sambut Ramadhan 1446 H, Ratusan Siswa Yabina Darussalam Kota Bogor Peringati Isra Miraj

Halaman:

Editor: Tiffany Sukotjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X