MEDIA24.ID - Keluarga Zaid bin Ashim adalah salah satu keluarga pertama dari penduduk Madinah yang beriman kepada Nabi Muhammad.
Mereka termasuk dalam golongan yang setia mendukung dakwah Rasulullah dengan tulus dan penuh pengorbanan.
Bersama istrinya, Ummu Amarah Nasibah al-Maziniyah, serta dua putranya, Habib dan Abdullah, Zaid berbaiat kepada Rasulullah SAW di Aqabah, bergabung dengan puluhan lainnya dari Madinah yang bersumpah setia kepada Islam.
Baca Juga: Kesuksesan Ayo Golf Tournament 2024, Diikuti 146 Peserta dan Dukung Pengembangan Olahraga Golf
Dalam Perang Uhud, Zaid dan Ummu Amarah turun bersama kaum Muslimin untuk membela agama Allah.
Anak mereka, Abdullah, bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi Nabi Muhammad dari serangan kaum musyrikin.
Atas kesetiaan mereka, Rasulullah SAW mendoakan keluarga ini dengan doa yang istimewa, "Semoga Allah melimpahkan berkat dan rahmat-Nya bagi kalian sekeluarga."
Meski masih belia, Habib sudah menunjukkan semangat dalam mendukung perjuangan Islam.
Baca Juga: Gaji PNS Akan Naik pada 2025, untuk Pensiunan Begini Penjelasannya!
Ia membantu dari balik layar, khususnya dalam persiapan logistik. Ketika usianya beranjak remaja, ia ikut berjihad bersama keluarganya, membawa panji Islam di setiap pertempuran sebagai tanda kokohnya barisan kaum Muslimin.
Salah satu kisah yang paling terkenal tentang keluarga ini adalah keterlibatan Abdullah dalam awal mula syariat azan.
Ketika Rasulullah SAW dan kaum Muhajirin tiba di Madinah, mereka membangun masjid sebagai tempat ibadah.
Untuk menandai masuknya waktu shalat, beberapa sahabat mengajukan saran, mulai dari bunyi lonceng seperti yang digunakan kaum Nasrani hingga nyala api sebagai tanda waktu.
Artikel Terkait
UMP 2025 Batal Diumumkan Besok, Ini Bocoran dari Menaker
Mendikdasmen Bakal Segera Umumkan Kenaikan Gaji Guru
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Kabupaten Bogor Diguyur Hujan Lebat