Bank Danamon dan Manulife Indonesia Luncurkan Proteksi Prima Kritis Andalan

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Selasa, 11 Maret 2025 | 06:00 WIB
Peluncuran Produk asuransi Proteksi Prima Kritis Andalan (PPKA) yang dikembangkan Manulife Indonesia dan Bank Danamon (Gunawan Daulay)
Peluncuran Produk asuransi Proteksi Prima Kritis Andalan (PPKA) yang dikembangkan Manulife Indonesia dan Bank Danamon (Gunawan Daulay)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Manulife Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) meluncurkan Proteksi Prima Kritis Andalan (PPKA).

Produk asuransi PPKA dari Bank Danamon dan Manulife Indonesia, yang memberikan perlindungan finansial bagi masyarakat Indonesia sebagai hasil kemitraan bancassurance.

“Manulife Indonesia dan Bank Danamon berkomitmen untuk mendengarkan kebutuhan nasabah. Peluncuran Proteksi Prima Kritis Andalan (PPKA) menawarkan perlindungan komprehensif untuk membantu nasabah menghadapi tantangan kesehatan yang serius dan mengurangi tekanan finansial,” kata Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO Manulife Indonesia dalam peluncuran produk PPKA di Jakarta, Senin 10 Maret 2025.

Baca Juga: Serunya Ramadan di Kebun di Kebun Raya Bogor: Musik, Tausiah, hingga Hadiah Umroh!

Produk asuransi tradisional ini menawarkan perlindungan komprehensif terhadap penyakit kritis utama seperti jantung, stroke, kanker, dan gagal ginjal dengan kemudahaan proses underwriting yang mempermudah pengalaman nasabah.

Keunggulan produk terbaru ini adalah memberikan ketenangan pikiran bagi nasabah Manulife dengan fitur premi pasti kembali untuk keadaan tertentu, membantu kesiapan nasabah menghadapi tantangan kesehatan di masa depan serta dampak finansial yang sering kali timbul akibat penyakit-penyakit tersebut.

PPKA menyediakan perlindungan terhadap empat penyakit kritis yang paling umum di Indonesia, sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan yaitu kanker, jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Baca Juga: Pramono Anung Siap Temui Kepala BGN, Bahas Program Sarapan Gratis Jakarta

Tidak terbatas oleh penyakit kritis di atas, produk ini memberikan manfaat perlindungan tambahan (safety-net), jika nasabah dirawat di ICU selama minimal 5 hari atau menjalani tindakan angioplasti.

Danamon bersama Perusahaan Induknya MUFG, anggota grup Perusahaan dan mitra strategisnya yang termasuk salah satunya Manulife Indonesia, berkomitmen untuk terus bertransformasi sebagai satu grup finansial guna menjadi mitra keuangan terpercaya yang selalu berinovasi dan berorientasi kepada nasabah.

“Salah satu wujud komitmen kami sebagai satu grup finansial adalah dengan menyediakan inovasi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan finansial dan menghadirkan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Bersama Manulife Indonesia, kami menghadirkan produk asuransi PPKA yang berupaya mendukung dan mempersiapkan keuangan nasabah jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Baca Juga: Resmi Dibuka, 70.113 Guru Binaan Kemenag Ikuti Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Angkatan I

Manulife Asia Care Survey 2024 mencatat penyakit yang paling dikhawatirkan oleh masyarakat Indonesia adalah penyakit jantung (40%), stroke (35%), kanker (22%) dan penyakit ginjal (17%).

Biaya perawatan penyakit yang dikhawatirkan memiliki dampak besar pada kondisi ekonomi keluarga.

Menurut data BPJS, biaya pengobatan penyakit katastropik termasuk penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal yang ditanggung BPJS Kesehatan pada 2022 hampir mencapai Rp24,1 triliun, meningkat 34,3% dibandingkan tahun sebelumnya.***

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X