Terbatasnya ketersediaan pembiayaan domestik akan menghambat potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memperbesar ketergantungan pada pembiayaan asing.
Salah satu strategi untuk mencapai pendalaman sektor keuangan dilakukan dengan memperbaiki tingkat jumlah tabungan, asuransi dan dana pensiun.
“Tingkat tabungan masyarakat Indonesia masih rendah. Jika ini bisa ditingkatkan bersama asuransi dan dana pensiun, ini bisa dikapitalisasi untuk mendorong pertumbuhan," kata Adi.
Dia bilang saat ini adalah saat yang tepat mendorong kewajiban menabung. Namun untuk itu trust dan stabilitas di pasar modal harus diperkuat.
Artikel Terkait
Gelar Indonesia Economic Summit 2025, IBC Optimis Indonesia Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Global
Ini 4 Usulan IBC untuk Merespon Tarif Resiprokal AS ke Indonesia
IBC Dorong Penguatan Kolaborasi Bisnis dan Perdagangan di Asia Afrika