Jawab Kebutuhan Industri Desain Masa Kini, Magister UMN Luncurkan Program Studi Desain

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Kamis, 10 Juli 2025 | 22:44 WIB
UMN melalui program pascasarjananya secara resmi meluncurkan Program Studi Magister Desain di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).   (Foto/Dok/Humas UMN)
UMN melalui program pascasarjananya secara resmi meluncurkan Program Studi Magister Desain di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025). (Foto/Dok/Humas UMN)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melalui program pascasarjananya secara resmi meluncurkan Program Studi Magister Desain di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis UMN dalam menjawab kebutuhan industri desain masa kini yang kian kompleks dan menuntut pendekatan yang yang menekankan pendekatan inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

UMN didirikan pada 2006 oleh Kompas Gramedia sebagai wujud nyata komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. UMN hadir dengan empat fakultas unggulan, yang menaungi tiga belas program studi serta tiga program magister yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa depan.

Baca Juga: Tunjangan Guru PAI Non-ASN Naik Rp500 Ribu, Pencairan Dirapel Sejak Januari 2025

Selama 19 tahun, UMN terus mengembangkan institusi hingga memiliki 17 program studi yang terdiri dari D3, S1, dan pascasarjana dari empat fakultas. Tahun 2025 ini UMN kembali membuka program studi ke 18, yaitu Magister Desain.

UMN memperkuat posisinya sebagai kampus yang unggul dalam pengembangan desain yang berkelanjutan. Peluncuran program magister desain ini juga sebagai bentuk UMN menjawab tantangan global yang saat ini menuntut manusia untuk terus kritis, kreatif dan kompeten.

“Sedikit saya cerita tentang Jakob Oetama dan P.K Ojong pendiri Kompas Gramedia, beliau tidak hanya seorang wartawan dan guru tapi juga penyuka seni. Mereka mengumpulkan segala seni yang ada di Indonesia dan selalu mengingatkan kita untuk melestarikan budaya dan seni di negara ini agar generasi berikutnya punya kesempatan seni dan budaya itu,” ucap Teddy Surianto, Ketua Yayasan Multimedia Nusantara.

Baca Juga: Kemandirian Pesantren, Kemenag Dorong Ekosistem Ekonomi Pesantren Melalui Program Kampung Keren

Inilah juga yang menjadi alasan mengapa pada akhirnya UMN juga memiliki posisi yang kuat di program studi berbasis seni termasuk Magister Desain yang hari ini diresmikan.

Teddy menyatakan bahwa dengan adanya Magister Desain adalah bentuk komitmen UMN dalam mewujudkan visi Kompas Gramedia “Enlightening People”.

Sedari awal UMN dibangun, sosok Jakob Oetama ingin menyiapkan lulusan yang siap kerja di dunia kreatif, dan bagi Teddy desain adalah salah satu elemen penting bagi tumbuhnya industri kreatif.

Setuju dengan Teddy, Andrey dalam sambutannya menjelaskan bahwa kemajuan teknologi tidak menjadi penghalang visi dan misi Kompas Gramedia untuk terus mengembangkan ilmu-ilmu baru dan berkelanjutan melalui peluncuran program studi desain di Universitas Multimedia Nusantara.

“Program studi Magister Desain berfokus pada visi berkelanjutan, program studi memberikan perhatian khusus pada konsep Sustainable ICT dan Sustainable Business Design dengan pendekatan Interdisipliner. Diharapkan akan menghasilkan lulusan yang dapat menjadi creativepreneur, praktisi & pemimpin, atau peneliti ahli khususnya dalam bidang desain yang berkelanjutan,” ucap Andrey Andoko selaku Rektor UMN.

Andrey sendiri turut senang banyaknya peminat magister desain dan mempercayai UMN sebagai institusi pendidikan. Menurut Andrey, adanya program studi Magister Desain sebagai respon UMN dalam memenuhi kebutuhan masyarakat industri desain masa depan yang semakin menuntut inovasi, penerapan teknologi, Artificial Intelligence, dan pemahaman terhadap aspek sustainability.

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X