Kenapa Nadiem Hindari Wartawan saat Disinggung Polemik UKT, Ini Alasannya

Photo Author
Moh Purwadi, Media 24
- Selasa, 21 Mei 2024 | 21:35 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim usai rapat kerja dengan Komisi X DPR terkait polemik UKT. (Foto/Dok/Media24)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim usai rapat kerja dengan Komisi X DPR terkait polemik UKT. (Foto/Dok/Media24)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menghindar dari wartawan yang sudah menantinya.

Nadiem sengaja menghindari wartawan yang menunggu untuk wawancara usai raker dengan Komisi X DPR terkait soal polemik UKT yang masih memanas.

Saat puluhan wartawan berhasil mencegat dan memberondong puluhan pertanyaan terkait hasil raker dengan Komisi X DPR? Dia justru meminta para wartawan untuk bertanya ke Dirjen Diktiristek.

Baca Juga: Kisah Dr Okuda, Ilmuwan Jepang yang Menemukan Islam, Ini Ayat Alquran yang Membuatnya Berubah  

Dalam rapat ini, puluhan wartawan dari berbagai media massa telah menunggu Nadiem di depan ruang rapat Komisi X DPR.

Bahkan, ramainya awak media ini turut mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi X DPR yang bertindak sebagai pimpinan rapat yang membahas Uang Kuliah Tunggal (UKT), Dede Yusuf Macan Effendi.

"Mas menteri akan ditanya oleh media tentunya langkah-langkah apa yang harus dilakukan," kata Dede saat dalam rapat yang digelar di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Baca Juga: Mendikbudristek Jamin Tak Ada Kenaikan UKT untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Setelah rapat selesai, bukan lewat pintu utama ruang rapat Komisi X, Nadiem justru keluar dari ruang Sekretariat Komisi X yang dekat dengan pintu keluar gedung tersebut.

Sejumlah awak media pun langsung mengejar Nadiem. Sayangnya, dia terus berjalan menuju mobilnya dan menyampaikan bahwa dirinya sudah menugaskan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Abdul Haris untuk memberikan keterangan pers.

"Prof Haris yang akan doorstop ya," ujar Nadiem yang langsung masuk ke dalam mobilnya.

Sebelumnya, Raker Komisi X DPR dengan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim bersama jajarannya membahas isu UKT yang diprotes oleh mahasiswa.

Dalam raker ini, Komisi X DPR pun meminta Permendikbudristek No 2 Tahun 2024 tentang Standar Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SBOPT) untuk dikaji ulang sehingga UKT tidak membebani mahasiswa, terutama yang dari kalangan tidak mampu. 

Dirjen Diktiristek Klaim Kelompok UKT Tinggi Tak Sampai 4 %

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi (Dirjen Diktiristek) Abdul Haris membuka data Kemendikbudristek yang menunjukkan jumlah mahasiswa baru angkatan 2024 yang masuk kelompok tertinggi uang kuliah tunggal (UKT) atau golongan 8-12 hanya 3,7 % dari total populasi

Halaman:

Editor: Moh Purwadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X