Asrul Sani di Mata Slamet Rahardjo, "Asrul itu luar biasa!"

Photo Author
Aksara Semesta, Media 24
- Jumat, 31 Mei 2024 | 14:30 WIB
Slamet Rahardjo dalam Pestarama #9 UIN Jakarta.
Slamet Rahardjo dalam Pestarama #9 UIN Jakarta.

 

MEDIA24.ID, JAKARTA. Aktor senior Slamet Rahardjo memuji sosok Asrul Sani sebagai sosok budayawan yang luar biasa. 

“Asrul itu luar biasa. Masalah yang lurus dibengkokkan, masalah yang bengkok diluruskan,” kata Slamet Rahardjo berbicara dalam Pergelaran Pekan Apresiasi Sastra dan Drama (Pestarama) ke-9 pada Kamis (30/5/24) di Teater Bulungan, Jakarta Selatan.

Slamet Rahardjo adalah murid Asrul Sani di Teater Populer. Dia mengungkapkan, salah satu pesan yang disampaikan oleh Asrul Sani dan masih diingat hingga kini adalah, kita sebagai manusia harus tahu apa yang diinginkan.

“Pak Asrul boleh tidak kalau kupanggil Uda Asrul? Dan dia mau. Silakan yang penting adalah kamu tahu apa yang kamu mau. Nah itu luar biasa," katanya. 

Slamet Rahardjo juga mengapresiasi pementasan naskah drama berjudul “Mahkamah” karya Asrul Sani dalam acara Pestarama #9 ini. Menurutnya, acara ini menjadi bagian dari upaya penghormatan Asrul Sani atas karya dan keistimewaannya.

Baca Juga: PBSI UIN Jakarta Gelar Seminar Nasional tentang Asrul Sani dan Spirit Memodernisasi Kebudayaan Islam

Persembahan untuk Asrul Sani!

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni UIN Jakarta, Salamah Agung, M.A., Ph.D. menyerahkan lukisan Asrul Sani kepada Syauqi Sani, perwakilan keluarga Asrul Sani.

Seperti diketahui, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menggelar Pekan Apresiasi Sastra dan Drama (Pestarama) yang sudah memasuki masa kesembilan ini berlangsung pada Kamis (30/5/24) di Teater Bulungan, Jakarta Selatan.

Acara ini mengambil tema, “Persembahan untuk Asrul Sani”, yang diselenggarakan untuk mengenang dan mengingat kembali karya-karya luar biasa dari sastrawan Indonesia yang lahir di Sumatera Barat ini. Selain pementasan theater karya Asrul Sani, rangkaian acara juga diisi dengan Diskusi Karya dan Doa Bersama untuk Asrul Sani.

Baca Juga: Asrul Sani, Budayawan Muslim yang Tidak Bisa Dikekang

Acara berlangsung pukul 19.00 s/d 22.00 WIB yang diawali dengan penampilan naskah Asrul Sani oleh SMA Harapan Ibu dan SMPN 141 Jakarta. Dilanjutkan pementasan naskah drama berjudul Mahkamah, karya Asrul Sani. Lalu, panggung diskusi mengenang Asrul Sani dan doa bersama.

Acara Persembahan Asrul Sani ini mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, seperti mahasiswa dan dosen PBSI termasuk Wakil Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Perwakilan keluarga Asrul Sani yakni Syauqi Sani juga turut menghadiri acara ini.

Acara diakhiri dengan penyerahan trofi dan lukisan Asrul Sani oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni, Salamah Agung, M.A., Ph.D. kepada Syauqi Sani, sebagai perwakilan keluarga Asrul Sani.

Halaman:

Editor: Tiffany Sukotjo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

X