MEDIA24.ID, JAKARTA - Forum Energi, EBT, SDA, Hilirisasi, dan Perubahan Iklim dari Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) resmi meluncurkan kegiatan perdana bertajuk “Energy Young Professional Network” (EYPN) Vol. 1, dengan tema “Potensi Energi Baru Terbarukan dalam Ketahanan Energi Nasional” berkolaborasi dengan Keluarga Alumni Gajah Mada Tangerang Selatan.
Forum FIM PII menjadi ruang terbuka bagi para profesional muda, akademisi, peneliti, hingga pelaku industri untuk berbagi pandangan dan membangun kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan dan peluang transisi energi di Indonesia.
Ir. Rifqi Taufiqurrahman,S.T, M.T, Direktur Eksekutif Badan Khusus Forum Energi, EBT, SDA, Hilirisasi, dan Perubahan Iklim FIM PII, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan anak-anak muda terhadap masa depan energi nasional.
Baca Juga: Imigrasi Batalkan Keberangkatan 1.243 Jemaah Calon Haji Ilegal dari Sejumlah Bandara
“Kami ingin EYPN menjadi langkah awal-starting pont-untuk membagun jaringan professional muda di bidang energi, yang tidak berpikir secara teknis, tetapi strategis dan dan berorientasi pada solusi. Forum ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi antara akademisi, professional, industri dan pemerintah, kita bisa menciptakan ekosistem energi baru terbarukan yang kuat dan berdaya saing,” ungkap Rifqi.
Ir. Isditya Pratama Putra, S.T, IPM., Ketua Umum FIM PII, turut menyampaikan harapan agar forum ini bisa menjadi penghubung strategis antara komunitas insinyur muda dengan para pengambil kebijakan, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Besar harapan kita FIM PII dapat menjadi stakeholder yang dilibatkan secara aktif oleh Kementerian ESDM, karena kami adalah wadah para insinyur yang siap berkontribusi dalam pembangunan sektor energi nasional,” tegas Isditya.
Baca Juga: APERTI BUMN Buka Beasiswa 2025, Targetkan 300 Talenta Muda untuk Indonesia Emas
Mendukung semangat tersebut, Ir. Haudhi Ramdayuza, ST, IPM, ASEAN.Eng, Ketua Dewan Penasehat FIM PII, turut memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta agar terus aktif mengambil peran dalam proses transisi energi nasional, tidak hanya sebagai
penonton, tetapi sebagai agen perubahan.
Sesi utama, Izhari Mawardi, menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai arah transisi energi nasional 2025, membahas secara mendalam peluang yang dapat dimanfaatkan dan tantangan yang harus dihadapi.
Diskusi panel turut menghadirkan nama-nama berpengaruh dari lintas sektor:
Baca Juga: Kisah Ema Suranta, Manfaatkan Tumpukan Sampah dan Hidupi Ratusan Keluarga dengan Budidaya Magot
- Moshe Rizal: Ketua Komite Investasi ASPERMIGAS, membahas tantangan dan potensi energi terbarukan jika dikomparasikan dengan energi fosil.
- Deni Shidqi: Peneliti BRIN, mengangkat pentingnya Inovasi, riset dan pengembangan energi hidrogen.
- Mauliddin Sinaga: Direktur PT Intergy Indonesia, membagikan terkait pontensi dan tantangan pemanfaatan energi nuklir di Indonesia.
Artikel Terkait
Biohidrogen: Solusi Energi Bersih dari Limbah Cair Pertanian Indonesia
Inilah Strategi Penguatan Hilirisasi Sawit bagi Pangan dan Energi Indonesia
Yayasan Energi Kebaikan Rokan Salurkan Lebih dari Rp8 miliar Dana Zakat
Menag Ingatkan KBIH dan Jamaah Haji untuk Mengatur Energi dan Menjaga Kesehatan saat di Tanah Suci
Ketum FIM PII Apresiasi Wamen Todotua Ketegasan Memproses Oknum Premanisme Investasi