Optimalisasi Potensi Zakat: Strategi Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045

Photo Author
Lintang Aksara, Media 24
- Selasa, 16 Juli 2024 | 18:22 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045, Wapres Dorong Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan (Ist/Media24)
Menuju Indonesia Emas 2045, Wapres Dorong Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan (Ist/Media24)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Pemerintah, dengan dukungan dari seluruh elemen bangsa, terus berupaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju, makmur, dan berkelanjutan.

Dalam mencapai cita-cita ini, zakat diyakini dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya meyakini bahwa gerakan zakat yang masif akan menghasilkan kekuatan besar dalam mengatasi kemiskinan," kata Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Forum Zakat di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (16/07/2024).

Baca Juga: MOOC Pintar Percepat Perkembangan Kompetensi SDM di Kemenag, Ini Pesan Yaqut Cholil

Ia menambahkan, potensi zakat yang mencapai Rp327 triliun harus dioptimalkan untuk menjadi instrumen penting dalam pembangunan dan keadilan sosial.

Potensi tersebut setara dengan 76 persen anggaran perlindungan sosial dalam APBN 2022.

Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti penguatan regulasi dan penyusunan peta jalan penting untuk mengelola zakat menuju Indonesia Emas 2045.

"Upaya ini juga penting untuk membangun ekosistem zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel sehingga kontribusi zakat semakin signifikan dalam mengentaskan kemiskinan," ujar Wapres.

Senada dengan Wapres, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki optimis bahwa filantropi Islam akan tetap berperan strategis dalam pembangunan yang adil dan merata serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Baca Juga: 5 Pemuda NU yang Temui Presiden Israel Tidak Mendapat Mandat PBNU, Ini Penjelasan Sekjen PBNU

"Kita harus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam mendukung program-program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menyaksikan penyerahan plakat penghargaan kepada PT Paragon Technology and Innovation oleh Ketua Umum Forum Zakat, Bambang Suherman, sebagai Perusahaan Katalisator Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat.

Bambang Suherman mengatakan bahwa Forum Zakat berperan penting dalam mendukung program-program pemerintah. Munas ke-10 Forum Zakat adalah agenda rutin setiap tiga tahun untuk pemilihan ketua umum baru.

Baca Juga: Operasi Patuh Lodaya 2024 Digelar di Kota Bogor, Catat ya! 8 Pelanggaran yang Diincar

Halaman:

Editor: Lintang Aksara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X