4 Cerita Unik Pemerintah Daerah yang Terapkan Program Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Selasa, 7 Januari 2025 | 20:01 WIB
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI (Instagram.com/@budiariesetiadi)
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI (Instagram.com/@budiariesetiadi)

- Makan Gratis untuk 12 Ribu Siswa DKI Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko mengungkap 4 titik SPPG akan menyalurkan makan bergizi gratis untuk 12.054 siswa di seluruh jenjang pendidikan di Jakarta.

"Di awal Januari ini sementara ada 4 titik SPPG yang sudah siap, yakni SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah, dan SPPG Pulo Gebang Cakung," sebut Sarjoko kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2024.

Sarjoko menyoroti program MBG ini untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah DKI Jakarta.

Kepala Disdik DKI Jakarta itu menegaskan pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan semua SPPG di wilayahnya.

Baca Juga: Media Asing Soroti Pemecatan STY, Kemenangan Garuda Atas Arab Saudi Dianggap Belum Cukup Bagi PSSI

"Kami berkoordinasi intensif dengan semua SPPG yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional untuk memastikan pelaksanaan MBG di Jakarta berjalan lancar," tegas Sarjoko.

- Sistem Cost Sharing di Palembang

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Disdik Palembang, Adrianus Amri menuturkan pihaknya telah menyiapkan mekanisme tertentu untuk program MBG bagi siswa di sekolah.

"Untuk pelaksanaannya Januari ini, untuk waktu tepatnya masih dalam pembahasan," tutur Amri kepada wartawan di Palembang, pada Jumat, 3 Januari 2025.

Amri menyoroti program MBG di Palembang menerapkan tiga pola kerja sama, yakni memanfaatkan jasa boga atau katering, kerja sama TNI/Polri, dan sinergi pemerintah bersama swasta.

Kepala Disdik Palembang itu menyebut konsep anggaran cost sharing atau praktik berbagi biaya.

"Konsep anggaran cost sharing dan berbagi wilayah, hal ini memang kewajiban daerah dan instruksi dari pusat," sebut Amri.

Baca Juga: Patrick Kluivert Belum Resmi Latih Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Agennya!

Amri juga mengungkap jika program MBG yang berlangsung mengalami kekurangan anggaran, maka Pemerintah Kota (Pemkot) akan menyiapkan anggaran dari Dana Tidak Terduga (DTT).

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X