Bebaskan Semua Ijazah, Rano Karno: Program Sekolah Gratis Negeri dan Swasta Harus Segera Terlaksana

Photo Author
Gunawan Daulay, Media 24
- Selasa, 28 Januari 2025 | 18:47 WIB
Wakil Gubernur Jakarta 2025-2029 Rano Karno mengatakan program sekolah gratis negeri dan swasta, kita bebaskan semua ijazah anak-anak (Gunawan Daulay)
Wakil Gubernur Jakarta 2025-2029 Rano Karno mengatakan program sekolah gratis negeri dan swasta, kita bebaskan semua ijazah anak-anak (Gunawan Daulay)

MEDIA24.ID - Masyarakat Adat Dan Tradisi Betawi (MANTAB) menggelar acara diskusi publik untuk menyongsong pemimpin baru Jakarta 2025-2029.

Acara diskusi publik dihadiri Ketua MANTAB Beim Benyamin, wakil Gubernur Jakarta 2025-2029 terpilih Rano Karno, para tokoh dan masyarakat betawi.

Ketua Umum MANTAB, Beim Benyamin mengatakan dalam program yang dibuat Pramono-Rano tentang Benyamin S Award sangat bagus sekali.

Baca Juga: THR 2025 Cair Lebih Cepat! Cek Siapa Saja yang Berhak Menerimanya

"Benyamin S Award bukan hanya saja seni betawi tetapi peradaban, masyarakat Jakarta dan Indonesia", kata Biem dalam acara diskusi publik MANTAB di Jakarta pada Selasa, 28 Januari 2025.

Wakil Gubernur Jakarta terpilih 2025-2029 mengungkapkan acara ini sangatlah bagus, namun saya belum dilantik jadi wakil gubernur jadi belum tepat saya memberikan kata sambutan.

"Alhamdulillah, saya sangat setuju dengan tema besar ini yaitu usulan baik kepada tim transisi lahirkan sebuah gagasan kebatinan masyarakat bukan kepentingan kelompok", ungkapnya.

Baca Juga: Arus Balik Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Volume Lalu Lintas di Gerbang Tol Ciawi 2 Naik Drastis

Rano melanjutkan bicara Jakarta bukan hanya Betawi tapi kosmopolitan, tentu sekarang kita punya kekuasaan untuk meningkatkan kembali kebudayaan Betawi.

"Kemarin dulu ada Perda, karena ini Ibukota kebudayaan tidak boleh ditonjolkan karena itu yang membuat kebudayaan Betawi tersingkirkan", ujar Rano.

Rano menjelaskan tidak mungkin pembangunan dilakukan hanya dalam satu periode, maka dari itu berkelanjutan harus dilakukan dengan gubernur sebelumnya.

Baca Juga: Kemacetan Parah di Tol Jagorawi Arah Jakarta, Imbas Pekerjaan Pelebaran Jalan

Itulah awalnya di saat kami berdua diperintahkan oleh ibu ketua umum PDIP, menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur.

"Kunjungan pertama kali mengunjungi para mantan gubernur Jakarta, dari mulai ke Bang Fauzi, Ahok dan Anis", ujarnya.

Karena kami tahu mereka punya visi misi tentang Jakarta, tidak mungkin Gubernur baru ini walaupun kami punya program, tapi tidak melanjutkan pembangunan mereka.

Halaman:

Editor: Gunawan Daulay

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
X