Menanggapi kabar bahwa penundaan ini disebabkan oleh pemangkasan anggaran pemerintah, Rini Widyantini membantahnya.
Ia menegaskan bahwa penundaan ini tidak ada hubungannya dengan pengurangan anggaran belanja negara yang mencapai Rp306,69 triliun oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Waspada dengan Cuaca Ekstrem, BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis di Wilayah Indonesia
"Tidak ada (kaitannya dengan pemangkasan anggaran). Sebagaimana pernah kami sampaikan bahwa kementerian dan lembaga tentunya perlu mengkonsolidasikan kembali data ASN yang akan dipindahkan, terutama untuk kementerian yang baru," jelas Rini.
Sejak awal, rencana pemindahan ASN ke IKN telah mengalami beberapa kali penundaan.
Awalnya, pemindahan ASN ditargetkan sebelum 17 Agustus 2024, lalu diundur ke September, kemudian ke Oktober, hingga akhirnya ke Januari 2025.
Baca Juga: SPMB SMA Bisa Mendaftar Sekolah Lintas Provinsi, Ini Aturan Terbaru dari Mendikdasmen
Kini, jadwal pemindahan kembali ditunda tanpa kepastian waktu. Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, menuturkan bahwa perubahan organisasi di Kabinet Merah Putih turut memengaruhi rencana pemindahan ASN.
"Saat ini masing-masing kementerian dan lembaga masih dalam proses konsolidasi internal," ujarnya.***
Artikel Terkait
Hari Ini, Jokowi Resmikan Istana Negara dan Istana Garuda di IKN
Wisata Berbayar ke IKN Dilarang! Pengunjung Masuk Gratis Asal Daftar Lewat Aplikasi IKNOW
Pembangunan IKN Tetap Dilanjutkan, Menteri PU : Sambil Mewujudkan Swasembada Pangan
IKN Siap Huni ASN Mulai 2025, Basuki Hadimuljono Sebut Hal Ini
Prabowo Siap Berkantor di IKN pada 2028: Komitmen Lanjutkan Pembangunan Jokowi