MEDIA24.ID, CILACAP - Kebakaran hebat melanda Kilang minyak Pertamina Lomanis di Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis 27 Februari 2025.
Insiden kebakaran kilang minyak Pertamina terjadi di Tangki 38 yang diketahui berisi produk Pertalite. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam membumbung tinggi.
Menurut kesaksian warga, kebakaran kilang minyak Pertamina terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Hingga sore hari, petugas pemadam kebakaran masih berupaya melakukan pendinginan menggunakan High Capacity Foam Monitor.
Baca Juga: Kabar Gembira! Poco F7 Pro dan F7 Ultra Segera Hadir di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Harganya
Lokasi kilang yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman membuat warga sempat cemas, meskipun sebagian mengaku tidak panik karena jaraknya yang masih cukup aman.
Kilang Cilacap, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Indonesia, tercatat pernah mengalami insiden serupa pada tahun 2021.
Beberapa warga menyebut bahwa kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di fasilitas milik Pertamina tersebut.
Baca Juga: Remake Mendadak Dangdut Rilis First Look! Anya Geraldine Siap Guncang Layar Lebar
Penjabat sementara Area Manager Communication, Relations, and CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Sunaryo Adi Putra, membenarkan adanya kepulan asap di area kilang.
Sunaryo menjelaskan bahwa kebakaran terjadi saat proses pembersihan tangki, yang merupakan bagian dari pemeliharaan rutin.
“Pembersihan sludge ini dilakukan untuk menghilangkan endapan yang dapat mengganggu kinerja tangki. Hal ini bertujuan memastikan kondisi tangki tetap sesuai dengan standar operasional,” ujar Adi dalam keterangannya.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Kirim Tim Kemanusiaan ke Palestina hingga Kirim Ratusan Dai Ke Belasan Negara
Adi juga menegaskan bahwa insiden ini tidak berdampak pada operasional kilang dan produksi BBM tetap berjalan normal.
“Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar upaya pemadaman dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono menegaskan bahwa tangki yang dikabarkan terbakar sebenarnya dalam keadaan kosong dan telah diisolasi.