MEDIA24.ID, JAKARTA - Momentum gencatan senjata di Palestina, Dompet Dhuafa mendorong Gerakan Diplomasi Kemanusiaan: Indonesia for Palestine sebagai bentuk kepedulian Indonesia untuk masyarakat Palestina.
Menghadapi bulan Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa memberangkatkan Tim Kemanusiaan ke Palestina. Tim Kemanusiaan akan berangkat ke Palestina untuk menyalurkan berbagai bantuan serta logistik untuk warga Palestina yang sudah puluhan tahun mendapat tekanan dari zionis Israel.
Pelepasan Tim Kemanusiaan ke Palestina dan kirim ratusan Dai ke belasan negara, di Sasana Budaya Dompet Dhuafa pada Kamis (27/02/2025).
Baca Juga: Tak Hanya Gorengan! Ini 5 Takjil Sehat yang Bikin Puasa Makin Segar
Acara pelepasan tersebut dihadiri langsung oleh inisiator dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Mata, Waryono Abdul Ghafur Direktur Pemberdayan Zakat & Wakaf Kemenag RI dan Tim Kemanusiaan dan DAI melintas batas Dompet Dhuafa.
Inisiator dan Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa Parni Hadi menyambut dengan penuh sukacita pelepasan Tim Kemanusiaan dan Dai Melintas Batas Dompet Dhuafa.
"Hari ini kita membuat sejarah dengan acara ini saya katakan hari ini kita berkumpul pertama niat baik yang diwujudkan untuk membantu orang lain ini sebuah kemajuan".
Parni Hadi melajutkan, kebahagiaan baginya adalah hak bagi setiap manusia karenanya segala bentuk penindasan penderitaan atas kemanusiaan harus dihilangkan.
Baca Juga: Gelar Asesmen Lapangan, UIN Jakarta Siap Buka 3 Program Doktor Baru
"Bahwa kita tahu kebahagiaan adalah hak setiap orang atau manusia. Karena itu kemiskinan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan keadilan. Jadi Dompet Dhuafa juga memiliki proklamasi anti korupsi dan musuh nomor satu dari kemiskin adalah koruptor," terangnya.
Pada kesempatan itu, Parni Hadi berharap Tim Kemanusiaan dan para Dai Lintas Batas bisa menjalankan tugasnya optimal dan menulis pengalaman-pengalaman dakwahnya, Parni Hadi meminta untuk diperhatikan dampak baik dari disebarnya Tim Kemanusiaan dan Dai Melintas Batas.
Ustaz Ahmad Shonhaji selaku Ketua Pengurus Yayasan Sumberdaya Masyarakat Indonesia mengatakan, “pengiriman tenaga relawan ini merupakan kali kesekian yg dilakukan oleh Dompet Dhuafa, setelah sebelumnya di kurun November-Desember 2023 untuk tugas Diplomasi Kemanusiaan yang mengawal bantuan dan membangun hubungan kemitraan melalui jalur Mesir hingga perbatas Raffah. Kemudian di pertengahan 2024 kembali diberangkatkan utusan kemanusiaan melalui jalur Amman, Jordania untuk tugas yang sama”.
Hal ini juga ditegaskan oleh Ahmad Juwaini selalu Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika menegaskan bahwa sejak berdirinya Dompet Dhu'afa sudah melalukan dakwah dan bantuan di Palestina "Saya sampaikan bahwa Dompet Dhuafa berdiri tahun 1993 dan sejak itu bisa dikatakan tidak pernah berhenti membantu saudara-saudara kita di Palestina kami membantu masyarakat Palestina yang terus-menerus dilakukan adalah melalui organisasi-organisasi sosial," jelasnya.
Baca Juga: 50 Link Desain Poster Ramadhan 2025: Sebarkan Semangat dan Informasi Positif
Artikel Terkait
Kampanye Kemanusiaan dan Pemberdayaan Budaya, Dompet Dhuafa Bersama PARFI Sepakati MOU
Bank Indonesia dan Dompet Dhuafa Waspada Luncurkan Program Menjahit Untuk Warga Mebidang
Keprihatian Atas Kasus Generasi Muda, Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan Kesehatan Mental Aku Temanmu
Program Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa Riau Ajak Masyarakat Berzakat dan Targetkan 7.000 Penerima Manfaat
Sambut Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa Gulirkan Program Zakat untuk Masyarakat