nasional

Pemerintah Dorong Industri dalam Negeri, Luhut Tegaskan Larang Penggunaan Tempat Makan Impor untuk MBG

Jumat, 21 Maret 2025 | 14:41 WIB
Ilustrasi Pemerintah menginstruksikan penggunaan tray atau tempat makan untuk MBG adalah produk lokal (x.com/wonosoboup)

MEDIA24.ID, JAKARTA - Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah terus melibatkan industri dalam negeri. Kali ini menyoroti tentang penggunaan tray atau tempat makan saat pembagian makanan.

Dijelaskan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah sepakat untuk menggunakan tempat makan hasil produk industri lokal.

“Kami sepakat dengan Bappenas dan juga Badan Gizi Nasional untuk bersama-sama melakukan pengawasan, misalnya bikin tray-nya atau tempat makan,” ucap Luhut dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan pada Rabu, 19 Maret 2025.

Baca Juga: Laga Australia vs Indonesia, Kevin Diks Curhat Momen Sulit Usai Gagal Cetak Gol Penalti

Luhut menegaskan kalau tempat makan MBG tersebut tidak boleh barang hasil impor. Ia berharap dapur-dapur MBG menggunakan tempat makan hasil produk dalam negeri.

“Itu (tray) tidak boleh diimpor, suruh bikin lokal karena kita lihat masih ada buatan luar,” imbuhnya.

“Jadi, kita semua harus satu padu untuk melakukan pengawasan,” tambahnya.

Persoalan pengurangan bahan impor untuk pelaksanaan MBG ini juga disampaikan oleh Arief Anshory Yusuf, anggota DEN sekaligus ahli kemiskinan yang turut dalam konferensi pers tersebut.

Ia mewanti-wanti agar tidak ada kebocoran saat melaksanakan program MBG ini.

Baca Juga: Pastikan Tidak Ada Dwifungsi, Wakil Ketua DPR RI: Supremasi Sipil Tak akan Terganggu karena UU TNI

“Jangan sampai ada kebocoran terkait bahan-bahan (MBG) yang kalau tidak perlu diimpor, nggak usah diimpor,” kata Arief.

Menurutnya, tindakan tersebut bisa menjaga rantai pasok pelaksanaan MBG terjaga.

“Kalau rantai pasoknya betul-betul terjaga, impact-nya betul-betul seperti apa yang diharapkan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan MBG di bulan Ramadhan tetap berjalan dengan pengemasan makanan yang disesuaikan, yaitu kantong yang akan ditukar oleh siswa keesokan harinya.

Baca Juga: Kalah dari Australia, Ole Romey: Mental Pemain Turun Saat Timnas Indonesia Gagal Penalti

Halaman:

Tags

Terkini

HUT ke-74 Kopassus 2026: Garda Senyap untuk Negeri

Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB