Restorasi Mesin Armada, Garuda Indonesia Gandeng GE Aerospace

Photo Author
Gusti Hermawan, Media 24
- Kamis, 22 Juni 2023 | 12:35 WIB
Garuda Indonesia dan GE Aerospace kerja sama restorasi mesin armada maskapai
Garuda Indonesia dan GE Aerospace kerja sama restorasi mesin armada maskapai

MEDIA24.ID, PRANCIS- GE Aerospace mengumumkan kerja sama strategis bersama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), maskapai nasional Indonesia, untuk merestorasi dan merombak mesin GE dan CFM pada armada maskapai.


Garuda dan anak perusahaannya seperti Garuda Group, GMF AeroAsia, dan Citilinktelah menandatangani Nota Kesepahaman dengan GE Aerospace yang mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan, lease engine support, dan layanan overhaul untuk mesin armada Garuda Indonesia CFM56-7B dan GE90-115B.


President and CEO, Commercial Engine Operations untuk GE Aerospace Kathy MacKenzie, mengatakan kerja sama yang mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan serta dukungan pembiayaan mesin merupakan langkah strategis Garuda Indonesia, sebagai maskapai kelas dunia, untuk memperkuat armada mesin pesawat GE dan CFM serta mengembangkan keterampilan overhaul dengan dukungan GE Aerospace.

Baca juga: Zakat Bisa Kurangi Pajak? Begini Caranya

Baca juga: Studi Monash University: Nikah Usia Dini Picu ‘Missing Women’ di Indonesia

“Indonesia merupakan negara yang penting bagi GE dan dukungan kami untuk Garuda Indonesia Group adalah kontribusi untuk memajukan negeri ini,” ujar Kathy dalam siaran pers yang dikutip, Kamis (22/6/2023).

Perjanjian ini juga akan mendukung mekanik Garuda Group untuk menerima sesi pelatihan dari para ahli GE Aerospace guna memperdalam pengetahuan mesin dan perawatan pesawat, serta keterampilan kepemimpinan, dengan maksud untuk meningkatkan layanan Garuda. 


GIAA adalah pengguna lama GE Aerospace dan CFM. Garuda Indonesia mulai mengoperasikan McDonnell Douglas DC-10 bertenaga CF6-50 pada pertengahan 1970-an dan menerima pengiriman pertama 777-300ER bertenaga GE90-115B pada tahun 2013.


GIAA saat ini mengoperasikan armada CFM56-7B sebanyak 74 unit dan 16 unit GE90 Mesin -115B, dan anak perusahaannya Citilink saat ini mengoperasikan 76 unit armada CFM56-5B dan 20 mesin LEAP-1A.


President and CEO, Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan kerja sama layanan dan dukungan yang telah berlangsung lama antara Garuda Indonesia Group dan GE Aerospace mencerminkan komitmen Garuda Indonesia untuk mempercepat pemulihan bisnis.


Hal ini menurut Irfan sekaligus untuk  menjalankan misi Garuda Indonesia  menjadi perusahaan yang adaptif dan gesit, khususnya dalam merebut peluang pasar.


“Sejalan dengan tren pasar penerbangan saat ini yang menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah fase pra-endemik, kami Garuda Indonesia terus berfokus pada optimasi kapasitas produksi melalui peningkatan operasi, dengan adanya rencana untuk meningkatkan jumlah pesawat yang dapat digunakan agar mampu meraih peluang yang lebih luas di jaringan domestik dan internasional,” ujar Irfan.


Ia melanjutkan, “Oleh karena itu, dukungan terus menerus dari GE untuk mendukung kesiapan pesawat agar layak terbang merupakan salah satu fundamental utama kami guna mempersiapkan pengalaman terbang yang lancar, aman, dan nyaman bagi pelanggan kami.”



Editor: Gusti Hermawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X