"Kami berulang kali mengirim bantuan secara langsung dengan mengirimkan tim kemanusiaan yang masuk ke wilayah Palestina berbagai bentuk bantuan yang kami lakukan dari mulai bantuan kesehatan bantuan makanan sampai kepada bantuan pendidikan penyediaan mobil ambulan mendukung pembangunan rumah sakit dan klinik penyediaan layanan kesehatan, pabrik roti dan berbagai hal yang sudah kami lakukan untuk membantu masyarakat di Palestina," imbuh Juwaini.
Sementara Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Muhammad Anis Mata mengungkapkan bantuan-bantuan yang disalurkan oleh Dompet Dhuafa tidak lain menjalankan perintah dari ayat suci Al-Quran.
"Pemilihan diksi dhu'afa ini itu luar biasa mengilhami bagi kita bukan hanya di lingkaran para pekerja kemanusiaan tapi juga secara umum dan waktu kita membantu kaum Dhu'afa sebenarnya yang kita lakukan adalah satu realisasi dari janji Allah subhanahu wa ta'ala yang disebutkan di dalam Al-Qur’an," terangnya.
Pada kesempatan ini Wamenlu berharap Dompet Dhuafa bisa mejadi organisasi yang lebih besar lagi dan semakin manfaatnya. "Sudah saatnya Dompet Dhuafa menjadi organisasi internasional dan bekerja di wilayah yang lebih luas, saya kira pelepasan Dai ini sesuatu yg luar biasa dan percayalah dari sekian ribu penerima bantuan mereka akan menjadi pemimpin di masa depan," harapnya.
Di lain pihak Dompet Dhuafa mengapresiasi inisiasi baik dari Kementerian Luar Negeri, untuk membangun konsorsium lembaga kemanusiaan dari Indonesia dalam rangka percepatan respon untuk Palestina.
Dompet Dhuafa juga menyambut baik dan berterimakasih karena telah dipercaya untuk menjadi sekretariat working group for palestine di konsorsium kemanusiaan Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri.
Di sisi lain, kondisi umat islam di berbagai belahan dunia, terkhusus di Indonesia yang mencakup wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) masih membutuhkan penguatan dakwah dan edukasi keislaman yang berkelanjutan.
Baca Juga: THR ASN Diperkirakan Cair 20 Maret, Siapa Saja yang Berhak Menerimanya?
Banyak wilayah yang masih kekurangan dai, akses literasi islam yang terbatas, serta tantangan dalam menghadapi islamophobia di beberapa negara. Oleh karena itu, Dompet Dhuafa menghadirkan program Dakwah Melintas Batas, dengan mengirimkan 250 dai yang akan berdakwah di 11 negara dan berbagai daerah 3 T di Indonesia.***
Artikel Terkait
Kampanye Kemanusiaan dan Pemberdayaan Budaya, Dompet Dhuafa Bersama PARFI Sepakati MOU
Bank Indonesia dan Dompet Dhuafa Waspada Luncurkan Program Menjahit Untuk Warga Mebidang
Keprihatian Atas Kasus Generasi Muda, Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan Kesehatan Mental Aku Temanmu
Program Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa Riau Ajak Masyarakat Berzakat dan Targetkan 7.000 Penerima Manfaat
Sambut Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa Gulirkan Program Zakat untuk Masyarakat