Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dialami ribuan karyawan.
Rapat yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Senin itu turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Tim Kurator dan Koordinator Serikat Pekerja PT Sritex.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh dan terus berupaya menemukan solusi terbaik.
Baca Juga: Waspada! Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat Diprediksi Mengguyur Wilayah Indonesia Kamis dan Jumat
"Atas arahan Bapak Presiden, pemerintah sangat fokus dalam mencari jalan keluar bagi para pekerja yang terdampak PHK di PT Sritex," ujar Prasetyo Hadi.
Pemerintah juga memastikan bahwa hak-hak pekerja tetap diberikan, termasuk jaminan hari tua (JHT) dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP).***
Artikel Terkait
Prabowo Utus 4 Menteri untuk Menyelamatkan Sritex dari Pailit
Kunjungi Pabrik PT Sritex,Wamenaker Pastikan Tidak Ada PHK Karyawan
PT Sritex PHK 8.400 Karyawan dan Dinyatakan Resmi Tutup Hari Ini
PT Sritex Resmi Tutup Permanen dan PHK Ribuan Karyawan, Dirut Pastikan Hak Terpenuhi
Karyawan PT Sritex Terkena PHK, Janji Manis Pemerintah: Pesangon Bakal Dipenuhi hingga Pekerjaan Baru