MEDIA24.ID - Game Jagat, yang dikenal dengan fitur berburu koin atau Koin Jagat, mendadak viral namun menuai kontroversi.
Beberapa fasilitas umum, termasuk di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), mengalami kerusakan akibat aktivitas pengguna yang berburu koin untuk ditukar menjadi uang.
Barry Beagen, co-founder aplikasi Jagat, akhirnya angkat suara terkait masalah ini.
Dalam pernyataannya, Barry menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan. Ia juga mengumumkan pembaruan besar untuk platform tersebut.
Baca Juga: Pro dan Kontra Rencana Libur Sekolah Selama Ramadan, Antara Peluang Beribadah dan Tantangan Belajar
Barry menjelaskan bahwa fitur berburu koin akan dihentikan sementara dan diubah menjadi format baru bernama "Misi Jagat", sesuai dengan arahan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
“Melalui Misi Jagat, kami akan mendorong para pengguna untuk melakukan perbaikan ruang publik terlebih dahulu. Selama periode ini, tidak akan ada koin yang bisa diburu dalam aplikasi,” ujar Barry.
Dengan lebih dari 1 juta pengguna aktif dan 200 ribu pengguna baru setiap harinya, Barry optimis bahwa Misi Jagat akan mendorong generasi muda berkontribusi positif terhadap perbaikan fasilitas umum.
Baca Juga: Rencana Libur Sekolah Selama Ramadan, Keputusan Final Tunggu Surat Edaran
Barry menegaskan bahwa koin-koin di area rawan, seperti di GBK, akan segera dihapus dari aplikasi. Selain itu, pihak Jagat akan membuat kanal resmi untuk memfasilitasi laporan masyarakat terkait kerusakan fasilitas publik akibat aktivitas pengguna.
“Kami percaya Jagat dapat menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas ruang publik,” jelas Barry.
Salah satu lokasi terdampak parah adalah kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Menurut Direktur Umum PPKGBK, Hadi Sulistia, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, seperti tanaman yang diinjak, paving block yang dibongkar, hingga tiang lampu yang rusak.
“Kami sangat berkeberatan dengan kejadian pencarian koin di kawasan GBK,” ungkap Hadi.
Artikel Terkait
9 Hidangan Wajib Saat Imlek, Simbol Harapan dan Keberuntungan Keluarga
Rencana Libur Sekolah Selama Ramadan, Keputusan Final Tunggu Surat Edaran
Pro dan Kontra Rencana Libur Sekolah Selama Ramadan, Antara Peluang Beribadah dan Tantangan Belajar