- Jaminan dari Menteri Keuangan
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa program KIP Kuliah tidak akan terdampak oleh efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun.
Ia memastikan bahwa anggaran sebesar Rp14,69 triliun untuk 1.040.192 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah tetap utuh.
"Jumlah anggaran untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah), untuk 1.040.192 mahasiswa tersebut adalah sebesar Rp14,69 triliun," tegas Sri Mulyani.
Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut tidak mengalami pemotongan, sehingga seluruh mahasiswa penerima beasiswa dapat melanjutkan studi mereka tanpa gangguan.
Baca Juga: Kapan Awal Ramadhan NU? Begini Penjelasannya
- Rincian Biaya Pendidikan dan Hidup bagi Penerima KIP Kuliah
Untuk program studi dengan akreditasi A, biaya pendidikan maksimal adalah Rp12 juta per semester untuk bidang kedokteran dan Rp8 juta per semester untuk bidang non-kedokteran.
Program studi dengan akreditasi B memiliki batas maksimal Rp4 juta per semester, sementara akreditasi C maksimal Rp2,4 juta per semester.
Selain itu, besaran biaya hidup bagi penerima KIP Kuliah disesuaikan dengan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi, yang terbagi dalam lima klaster:
Baca Juga: Presiden Terbitkan PP No 6 Tahun 2025, Korban PHK dapat 60 Persen Gaji Selama 6 Bulan
Klaster 1: Rp800.000 per bulan
Klaster 2: Rp950.000 per bulan
Klaster 3: Rp1.100.000 per bulan
Klaster 4: Rp1.250.000 per bulan
Artikel Terkait
Lakukan Kunjungan ke Kantor Pajak, Menkeu Sri Mulyani Meminta Maaf Layanan Coretax Mengalami Gangguan
Sri Mulyani Pastikan Gaji ke-13 dan 14 ASN Tetap Cair, Publik Diminta Menunggu
Sri Mulyani Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN 2025 Tetap Cair
Bantah Isu Menghapus Gaji ke-13 dan 14 untuk ASN, Sri Mulyani: Pastikan akan Tetap Cair
Program MBG Seperti Hajatan, Sri Mulyani: Kerumitan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis untuk Sehari-hari