opini

Membangun Negara Berdaulat: Pentingnya Restorasi Etika dan Moral dalam Kepemimpinan

Senin, 1 September 2025 | 22:22 WIB
Wicipto Setiadi, Guru Besar FH UPN Veteran Jakarta. (Foto/Dok/Pribadi)

Restorasi tidak akan pernah berhasil jika elit politik dan birokrasi tidak memberi contoh. Kepemimpinan dengan integritas adalah penggerak utama perubahan nilai.

Bagaimana rakyat bisa diajak hidup sederhana dan jujur jika pejabatnya sibuk pamer kekayaan? Kita tidak kekurangan aturan, tapi kekurangan keteladanan. Tidak kurang institusi, tapi kurang integritas.

Jangan Sampai Kemerdekaan Kehilangan Makna

Pesan Megawati menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya berarti bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga bebas dari penjajahan moral yang melemahkan bangsa dari dalam.

Survei, studi kasus, dan pandangan para ahli hukum menunjukkan bahwa restorasi etika dan moral adalah agenda mendesak. Tanpa itu, kedaulatan negara bisa kehilangan makna.

Megawati benar bahwa kedaulatan bangsa bukan sekadar soal ekonomi atau pertahanan saja, tapi juga soal keberanian moral para pemimpin untuk memimpin dengan hati bersih. Jika elite terus larut dalam korupsi dan hedonisme, jangan salahkan rakyat bila akhirnya apatis, bahkan muak.

Restorasi moral bukan romantisme ideal, melainkan prasyarat agar Indonesia benar-benar menjadi negara berdaulat yang kuat, beradab, dan dihormati di kancah global.

Negara yang besar hanya bisa berdiri kokoh di atas fondasi moral yang kuat. Restorasi etika merupakan syarat mutlak agar Indonesia benar-benar merdeka—bukan hanya di atas kertas, tapi dalam jiwa bangsanya. ***

Halaman:

Terkini

Batasi Intervensi Negara dalam Koperasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:19 WIB

Minimarket Koperasi dan Minimarket Kapitalis

Selasa, 3 Maret 2026 | 11:35 WIB

Perguruan Tinggi dan Agenda Kebangsaan

Senin, 19 Januari 2026 | 20:26 WIB

Imperatif Obligation dan Ekologi Integral

Senin, 8 Desember 2025 | 20:40 WIB

Argumen Pembentukan Ditjen Pesantren

Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:40 WIB

Reformasi DPR: Desakan yang Kian Tak Terbendung

Kamis, 2 Oktober 2025 | 09:01 WIB

Menjaga Indonesia

Rabu, 3 September 2025 | 14:14 WIB